Sabtu, 27 Desember 2008

Kimi dan Si India

Selamat Pagi!!
Pagi ini gue mau kesekolah, ada latian debat. Tapi gue sempetin untuk nulis bentar, so posting yang ini engga bakal panjang.

Eia, untuk Nidie gue ngerjain PR entar aja ya! *hehe. Soalnya kan gue abis poto, terus gue nyari kabel data-nya, kga ada. Ilang!!! :’(

-------

Dita, sodara gue akhir-akhir ini dia agak terobsesi sama Kimi.
Apakah Kimi itu? Kimi adalah nama kucing peliharaannya.
Waktu gue lagi ngeliat majalah, dan ada gambar kucing, “Itu Kimi!!!”
Saat ada kucing kampung lewat depan rumah, “Kimi! Kimi!”
Lagi belanja dan ada syal berbulu, “Bulunya Kimi!!”
Didepan toko dengan patung kucing, “Patung Kimi!!”
Ketika makan steak, “Daging Kimi!”
Waktu ngliat muka gue, “Kamu bukan Kimi!” *iyalah



Trus gue ke rumah dia. Ada kucing lewat.
Nyokap nya Dita: Kimi! Kimi! Kimi!
Hiaaaahhh…. Like Mother Like Daughter

------

Kemaren-kemaren, gue belanja di toko milik orang India. Anak nya lucu banget. Naluri mempermainkan anak kecil pun datang.
Lala: Nama kamu siapa?
Nyokapnya: What’s your name?
Piya: Nama I Piya
Gue: Sekolah dimana?
Piya: (Nunjuk buku)
Gue: Kamu di Little Angel Preschool?
Piya: Iya
Lala: Rumah kamu dimana?
Piya: Di Jakarta
Lala: Iya! Dimananya?
Piya: Huh? Hmm… Di Jakarta number Fourteen C
Lala: Hiah! Disini ada seribu rumah dengan nomor empat belas C
Piya: You liat deh. Ini foto I waktu masih kecil, kalo yang ini yang baru. Bagus yang mana?
Lala: Bagus yang baru dong.
Piya: You tau ga? Kemaren I pergi ke India naik plane bareng Daddy
Gue+Lala: Wuiiiihhhhh!!!!! *sok asik banget
Blablablabla
Bye Piya. Aku akan kembali ke toko-mu (hehe).

Rabu, 17 Desember 2008

Promosi :p

Malem ini gue googled gambar-gambar si Edward Cullen.
Dan entah orang yang tak bertanggung jawab siapa yang candid foto gue! Sebel banget.
Tapi itu menandakan pertemanan yang baik antara aku dan dia.


New news, kawan-kawan! Ternyata gue engga jadi turun debate di Dwi Warna. Di-shift ke Depok, lupa gue nama sekolahnya. Dan hari senin besok, gue ada sparing di Penabur.
Ada yang mau ktemu saya? Ayo! Datang *hehehe

Kali ini gue mau Promosi
Sekolah gue, mau mengadakan English Debate Competition atau ED Com untuk bulan April 2009. Kalo sekolah kamu memiliki sebuah ekskul atau organisasi english debate, Ayo daftar!
Dan sponsor yang mau nye-ponsorin, Ayo! *aku berharap pada sponsor

Dan barusan gue bikin logo-nya, ini dia:


Logo nya gue yang bikin loh... (norak banget gue xp)
What do you think? Ada yang Kurang?

Senin, 15 Desember 2008

Bongkar Kompi

Hari ini gue meliburkan diri. Karena kata ke Fany engga jadi ada debate. Maka, gue stay home.

Tadi pagi gue nyalain komputer tanpa tujuan. Maka, gue memutuskan untuk ngebuka file-file gue yang udah lama engga gue buka. Kemudian gue menemukan foto gue waktu rambut gue di cepak masih pake kawat gigi. Najong abis! Kea banci gue..


Ketik: REG(spasi)TATO
Kirim ke: 1010
Rasakan khasiatnya setelah satu minggu pemakaian. Bila sakit berlanjut, hubungi dokter.

Lanjut!
Gue nyari foto asli, tapi engga ada. Yang ini masih editan jaman dulu, pake joter. Hmm.. Emang sih agak alai. Tapi ini satu-satunya foto yang paling bagus.
Kenapa background-nya gue tutup? Yap! itu dikarenakan view yang tidak bagus di belakang gue, yaitu telapak kaki entah siapa yang mengganngu panorama keakraban suasana *apaan sih gue.. zet.

Kemudian gue ngebuka folder tante gue. Disini gue menemukan foto nya Avi, dalam berbagai pose wannabe-nya:

pitung wannabe!! *zet

Kemudian, ada foto si Avi lagi solat make kacamata renang. Yea.. Waktu di villa puncak, dia menemukan kacamata renang dengan edge hiu gitu. Berhari-hari dia engga mau ngelepas kacamatanya sampe lagi solat-pun tetap dipakai-nya..



Bollywood wannabe. Berasa Sahrukh Khan (bener ga tulisannya?)


In his costumes. Yeakkk... Siap beraksi. Minggir!!

Yeah, kawan-kawan, setelah hidup susah menjadi pahlawan, ia bosan dan banting stir menjadi....


Merasa kurang beruntung pula dari kusir kuda, ia mengganti pekerjaan di bulan desember ini..

*jangan tertipu oleh tampangnya. Sesungguhnya, pisau cukur disakunya telah siap merenggut nyawa anda. Tetap disini.. Di INSERT INVESTIGASI!

-change topic-
Kemaren gue sama ade gue nonton ulang film Harry Potter 4.
Fira: Mba Tita. Emang si Krakatau kenapa?
Gue: Hah? Krakatau? Yang mana?
Fira: Iya! Dia.. Tuh, yang lagi sama Snape
Gue: Karkaroff!! Bukan Krakatau! Dia itu Igor Karkaroff


NB: Avi, kami hidup dalam damai. Pis men! Hehehe

Minggu, 14 Desember 2008

Saya Kembali!!!

Bangun pagi: 06.15 am
Berangkat sekolah: 07.55 am
Pulang sekolah: 09.00 am (melarikan diri)

Sungguh ku tak tahu apa yang kulakukan pagi ini. Sekolah yang begitu singkat cuma niat ngotorin baju seragam yang hanya dipake kurang dari 2 jam, terus pulang gara-gara bete. Duhh.. Gue lupa apa yang mau gue tulis setelah berminggu-minggu ku tak online. Sampe gue bikin list video apa aja yang mau gue tonton di yutup.

Dan.. Saat-saat yang free ini gue gunakan untuk online lagii!!!

Psikotest = ayo! Saling contek!
Yak. Ini terjadi waktu psikotest di sekolah. Yang gue kagumi untuk psikotest kali ini adalah.. Ayo kita mencontek! Karena udah stress ngeliat garis bulet kotak oval malingkar bulet-bulet,

Andre: ta, nomer 200-225 apa?
Gue: Nih. Liat aja.

Gue: Rinda! Ini apaan sih? Liat dong satu baris aja (cengengesan) *satu baris 10 nomer
Rinda: Nih

Ica: (teriak) tita!! Nomor yang ini sampe ini lo apa?
Gue: (dengan semangat ngasih jawaban)
Ica: Hah?? Kok itu? Lo tadi ngeliat ke sendy?
Gue: Iya.. Hehe

Tapi gue tetap berusaha untuk mengerjakan sendiri *lol, sebagai akibatnya gue orang yang paling terakhir keluar ruangan.

Ica: Udahh... Menyerahlah. Kumpulin aja jawaban lu. Pulang yukk
Gue: Yaudah deh. Ica! Sini! Gue minjem lembar jawaban lo!!

Itulah pengalaman psikotest paling gokil. Yang seharusnya berdasarkan pikiran masing-masing jadi broke, gara-gara pada muter nyari jawaban.

Skip---

Yeay! Wata happy i am! Udah mulai libur. Hahaha :D
Tapi kata ka Fany besok ada case built debate. Gue mau turun debat di Dwi Warna setelah yang di Tarki dibatalkan.
Itu artinya besok gue engga bisa bolos dan harus ber-english debate ria.

Yang ingin saya katakan: How to liven the day after the holiday?
Gue pengen stay di holiday dulu. Karena masih banyak buku yang belom gue baca, masih banyak lagu yang belom gue donlot, banyak video yang belom gue liat. Dan yang terakhir, aku ingin posting setiap hari!!!!!

Segitu dulu ya. Smoga besok gue bisa posting lagi tanpa menunggu berminggu-minggu. Bye

Rabu, 29 Oktober 2008

Insting Tak Bagus

Hi there!
Huahua… Aku kangen manulis ini semua. Intenet di rumah entah kenapa engga bisa dipake. ‘Cannot find page’ mulu. Huh! Pengen gue jadiin kuda lumping.

Saat ini gue lagi mengalihkan keharusan gue untuk membuat tugas TIK yang kemudian membuat posting yang selama ini kutunggu-tunggu.

You know?? Gue lagi stress sama pe er dan ulangan dan beberapa remedial.
Atau tugas seni budaya suruh bikin gambar ekspresi jiwa. Gue liat kanan kiri gambar temen-temen gue. Gambar bunga, pegunungan, pohon, matahari dll. Kemudian gue mendapatkan ide untuk mem-plagiat gambarnya Avi (masih inget kan lo? Sepupu gue anak berumur 6 tahun). Yeah, judul gambar gue, ‘Panser Meledug’ karena yang digambar cuma ada 2 panser lagi berasap atau grilled.

Atau yang kamren tugas bahasa Indonesia, bikin puisi remaja. Kata gurunya bikin tentang percintaan. Eh gelaaja. Baca puisi aja gue ogah apalagi bikin??

Begini lah aku jadinya…



Lanjut! Oke. Gue memutuskan membuat puisi percintaan gue, terhadap ibu tercinta, yang gue beri judul ‘Ibu’.
Setelah puisi selesai gue buat. Gue baca kembali. Merasa judulnya terlalu jahat, maka objeknya gue ganti jadi ‘Teman’. Gini hasilnya…

-TEMAN
Karya: Rinta / 37

Temanku baik sekali
Bagai mentari
Di siang hari
Tanpa berlari-lari
Temanku mencari
Dan kemudian pergi
Mencari kamar mandi
Dengan sepenuh berahi
Bagai Nidji bernyanyi
-
Sumpah ni puisi norak abis! Engga ada kesan remaja-remaja nya sama sekali. Malah menurut gue lebih cocok masuk di iklan ‘Susu Bantal’. Engga tau deh gimana entar ekspresi guru gue setelah baca puisi gue.
Kemungkinan pertama: Gue suruh baca keras-keras di depan kelas sebagai contoh buruk
Kemungkinan kedua: Dijadiin bungkus gorengan ato cabe
Kemungkinan ketiga: Dikirim ke Susu Bantal Company
Kemungkinan keempat: Buat ganjelan pintu kelas

Insting gue lagi engga bagus..
Eh iya. Gue baru inget. Kemaren-kemaren ketika aku dari somewhere (lupa), gue ngeliat 2 anak cewek berdiri di pintu masuk perumahan, yang menurut perkiraan gue mereka kelas 2 SD, make baju seragam merah putih…
Scene 1: Lagi berdiri ngobrol-ngobrol
Scene 2: Mereka jongkok bareng-banreng
Scene 3: Menarik celana dalam
Scene 4: Currrrrrr!!! Pipis dengan pedenya
Scene 5: Memakai kembali celana dalam
Scene 6: Lanjut ngobrol
Scene 7: Pergi

Gila ni anak. Yea masih mending kalo pipisnya ngumpet di belakang pohon ato sejenisnya. Lha, mereka di pinngiran jalan! Iya! Madep ke Jalan! Menghadap ke gue!
Semoga ini tidak terjadi ketika mereka telah menjadi remaja…

Let I continue it with some stupid picture from China...

Biasanya kan kalo orang mudik, dengan satu motor bisa ngangkut paling banyak 4 orang. Believe it or not, these creative Chinese made it more. Ternyata benar apa dikatakan banyak orang, orang-orang itu Cina kreatif gimana pun caranya. Mau mudik murah? Ikuti cara dibawah ini…



One way power dari motor memang cara yang cool. Kalo di Indonesia di bemper-nya cuma ada sambungan bambu, kemudian dapat memuat 4 orang beserta barang-barang. Di cina, engga tanggung-tanggung.. Gerobak disambung lagi make besi. Voila! Bisa ngangkut 20 orang!

Next!

Saudara-saudara! Lihat! Apa yang ada di pijakan kaki drivernya!
Kemungkinan situasi pertama: Yea, itu adalah tempat yang paling aman untuk menaruh anak anda ketika berpergian menggunakan motor. Dengan mencemplungkan si anak ke keranjang.



Kemungkinan situasi kedua: Si ibu dari pasar, dan membeli anak kemudian di masukkan ke tas belanjaan. Si ibu: “Aduh, tadi kamu harganya berapa ya? Lupa ngambil kembalian. Tapi engga apa-apa deh.. udah di tawar ini.. Kamu mau di jadiin sop apa?” Si anak: “Sate rebus aja, Ma!”

(Gambar-gambar di atas adalah pemberian dari temen bokap. Sebernya masih banyak foto-foto yang tidak masuk akal lainnya.. Tapi someday aja ya :D)

Kamis, 09 Oktober 2008

Hidup itu Singkat

Untuk yang saat ini gue engga nulis panjang. Hanya ingin menyalurkan amanat dari si Miss.

Tanggal 18 sept 2008, gue tes masuk ke sebuah tempat les bahasa LIA Pengadegan. Dan gue nyangkut di intermediate 2.

Dan kmaren adalah hari pertama gue. Trus gue ktemu Asoka sama Nisa tmen SD gue. Yeay!

Gue: Soka! Nisa!
Both: Haaii!! Lo disini juga?
Gue: Iya baru masuk nih gue.
Soka: Lo dapet level apa?
Gue: Beginner 6 (niat boong)
Both: Hah? Level apaan tuh?
Gue: Dibawahnya inter!!
Nisa: Ada level baru ya? Ah lu boong lu!
Gue: Huh! Niat boong gue tercoreng!
Soka: Makanya! Kalo boong jangan tinggi-tinggi! Ktauan kan lu..
Gue: Hehehe. Jadi malu

Trus gue masuk kelas gue. Wew! Engga ada yang gue kenal. Kecuali si sella temen SD gue, yang gue geret-geret dari tadi karena gue cuma kenal dia yang skelas sama gue (fyi: dia anak baru juga).
Anak-anak lain yang udah pada kenal, pada ngobrol berloncatan berteriak dan split bersamaan.. Aku dan sella hanya duduk terdiam bagai cahaya ditelan siang yang melayang ngambang di depan gawang ada abang-abang lajang berdiri dengan lantang.. Apa lagi ya??

Terus si Miss yang ngajar dateng. Blablablabla
Miss: disini siapa yang punya blog?
Gue: (angkat tangan)
Miss: tuh yang punya, ntar tulis nih katakata penting yang dibuku ini biar inget terus...!

Yap! Skarang gue tulis biar inget!

Exhilarating: pkoknya artinya sama kea exiciting
Apparent: clearly seen
Generate: menghasilkan
Attached to: connected to
Approximately: rata-rata

Trus kata si Miss suruh di jadiin sebuah paragraf.

Hari ini gue ngeliat telur yang lagi menetas. Menurut gue ini exhilarating banget (padahal boong). Abis itu waktu anak ayam nya mau kluar belum apparent banget sih, tapi udah kliatan (jago kan gue. hihi). Dan itu brarti telurnya attached to anak ayam (mulai engga nyambung). Si anak ayam pun udah benar-benar kluar dari telurnya. Dia mulai jalan peyang, yang approximately anak ayam lakuin waktu baru kluar. Ciap! Ciap! Ciaaaaappp! Kmudian di nyebur selokan, tenggelam. Sungguh hidup yang sangat singkat!
-sekian-

Fyi: kmaren gue udah nyampe jakarta jam 1 am :D

Minggu, 05 Oktober 2008

Jokja Journey

Awalnya gue mau posting bersama foto-foto di Jokja. Tapi entah apa yang terjadi sama slot usb nya. Aku menyerah dari perjuangan ku, dan melanjutkan hanya dengan tulisan.

Sekarang gue lagi onlen di kafe depan hotel. Setelah berhari-hari berguling-guling bergoyang dan meraung, akhirnya gue posting dalam ketenangan jiwa setelah melewati hari yang fitri *cieelah!. Sebelumnya,kafe disiniremang-remang jadi soriya kalogue salah ngetik. Kalo aja guetiba-tiba cerita tentang kucing terbang yang melata. Gela! Ini burung ato uler?

Kmaren-kmaren gue silahturahmi kerumah-rumah sodara.
(Tuan Rumah: Turu)
Turu: Ayo, kue nya di makan...
Gue: (senyum)
Turu: Itu kue nya ambil aja
Gue: (senyum)
Turu: Ayo, jangan malu-malu
Gue: (senyum)
Turu: ITU DIMAKAAAAN!!!!
Gue: Eh. Ho oh. Iya. Dimakan. Makasih.
Turu: YANG BANYAAKK!!!!
Gue: Permisi, saya mau pulang..

Hmmmm... Untungnya itu engga terjadi sama gue. Tapi rata-rata emang pada maksa suruh makan. Ya gue nya juga mau sih. Hehehehe.

Baru aja kmaren gue jalan-jalan di malioboro. Ada sebuah benda yang awalnya si abang geblek nawarin harga Rp 45.000,-. Terus ditawar. Eh gela, dengan harga akhir yang gue dapet Rp 10.000!!! Yeah, tapi kata bokap harga segitu bisa ditawar lagi.

*bagian ini tidak penting.
Disebelah gue lagi ada orang prancis. Kok gue tau dia orang prancis? Iye, soalnya mreka ngomong kea orang gondokkan dibibir. Udah kaya si Madame kalo lagi ngajar. Dengan menambahkan deziong menambahkaziong ziongziong diziong katziong. Bingung kan lu?

*bagian ini penting.
Slama disinigue belom naik becaaaak!! Yea.. Itu dikarenakan letak hotel yang gue tempatin begitu dekat dari malioboro.
Gue juga belom ke borobudur. Trakhir gue ke borobudur keanya waktu gue masih sd. Dari kmaren gue blanja doang.

Kmaren gue karaoke-an di Hepi Papi (nama asli-nya tidak saya cantumkan, pokoknya bacanya gitu). As I said, gue mau posting bersama foto-foto yang gahul abizzh tapi gagal. Tadinya mau gue taro foto gue yang lagi ngemut mic.

Jam tangan gue menunjukkan pukul 08.22 am. Baru bangun tidur, belom mandi, muka kucel, make sendal jepit, celana pendek, baju kusut kemudian langsung kluar hotel, jalan ke kafe dengan niat mau posting. Tuh! Baiknya diriku! Siapa sih yang mau kea gitu?? *banyak kali!
Ya, kesimpulannya, gue mau menyudahkan (bukan meludahkan!) postingan untuk hari ini, atau mungkin minggu ini.

Bokap gue udah jemput tuh. He said, ntar mau ke kraton. Okeh. Sgitu dulu ya..

Senin, 15 September 2008

Deodoran di Kelas

Tadi gue baru baca, temen gue ada yang nge-request, posting tentang deodoran!! Hwah?!! Deodoran?? Itu beneran loh. Kalau anda beruntung, anda masih bisa melihat request-nya di kotak kuning (ngambang) di sebelah kanan. Haha kocak lo! Masa gue suruh nulis sejarah deodoran? Kalo sejarah Saiful Jamil mungkin gue masih bisa, kan mantan suami gue.. *Astaghfirullah. Setelah nulis ini gue mau zikir.

Lanjut. Bagaimanakah sejarah deodoran? Deo Do Ran yang artinya Si Deo Lagi Lari. Aduhh semakin tidak jelas saja... Lo tanya Mbip aja deh yang tiap hari naro rexona for men ditempat pensilnya sebagai pengganti lollipop.

Terererereng!! Ada request lagi, katanya posting tentang kelas gue (x-e). Gue takutnya yang bukan anak dari kelas gue bosen bacanya. You know, kata pepatah tak sayang maka di injek. Jadi yang engga mau baca langsung close aja. Tapi kalau masih tertarik apa yang akan terjadi, bersabarlah nak..

x-e yang di bina(sakan) oleh Madame Inayah didedikasikan sebagai kelas yang kata guru-guru rame dan paling berisik. Saya dapat menyalahkan hal ini kepada Fikri orang yang suka menirukan suara bel saat di tengah pelajaran dengan akhir sekelas jadi rame "EEEKKK.... EEEEEKK" begitu suaranya.

Kemudian, ada Andre yang memiliki tingkat briliansi di pelajaran matematika atas didikkan saya sendiri *ngarepp.
Ketika pelajaran olahraga dan ia bermain basket, "ANDREE!!! LEMPAR BOLANYA!! JANGAN PAKE LOGIKA!!" Dan entah apa yang ia dengar dari logikanya tersebut, tiba-tiba ia melepas kedua sepatunya dan melempar sepatunya ke luar lapangan. (???)

Selain itu ada Sendy. Siapakah Sendy? Seonggok wanita yang tersesat dan kemudian menjadi ketua kelas. Sendy menurut gue, lo itu cool banget! Gue jadi lo gue langsung pindah sekolah.

Ah itu saja yang ingin saya jelaskan. Yeah, kalo gue tulis semuanya, kasian yang baca..

Lagian juga gue lagi engga pingin posting. Lho kok posting? Iya, karena desakkan beberapa temanku yang otaknya telah tercemar setelah membaca blog saya ini. Tapi tenang, someday gue bakal posting yang lebih useful buat kalian. Oia, satu lagi. Gue kan buka polling buat blog gue ini, masa ada yang milih 'blog gue itu: Full of Knowledge'. Pengetahuan macam apa yang anda dapatkan? Cara merawat peliharaan anda? Hahaha kocak lo!! Siapa sih tu yang milih. Tetapi dengan begitu anda akan mendapatkan pengentahuan yang anda inginkan disini..

Uououououohhh.... Saya puasa. Saya masih ingin berlama-lama di depan komputer ini sampe buka puasa. Tapi saya mengantuk.


Sekali lagi, Deodoran apa maksut lo?? Setelah menemukan jawabannya, mudah-mudahan saya apdett bersama Saiful Jamil dengan lagu Belah Duren-nya!!
See ya! Keep visiting!

Selasa, 02 September 2008

Alien Nyangkul

All the people, ça va? Buat Airin yang minta postingan kali ini pake Bahasa Perancis, sayangnya yang gue tau cuma ça va atau apa kabar. Lainnya tanya sama si Madame.

Ada seseorang nge-request posting tentang background gue. Waktu gue tanya kenapa, katanya gue ‘beda’. Ebuseeeet alien nyangkul sawah kali.

Siapa gue?

Dilahirkan di Bontang, Kalimantan Timur. Lho, kok sampe kesana? Iya bokap lagi dinas disana, tiba-tiba gue mojrot dari perut nyokap dengan overweight baby, yaitu 4 kilo. Ah pasti lo engga percaya dengan berat 4 kilo yang cukup buat beli 28 butir telor.

Satu setengah tahun kemudian balik ke Jakarta dan dapet peliharaan baru. Maaf, salah. Maksud gue ade baru yang bisa digunakan sebagai target pembantaian.

Nyokap: Tuh, kamu liat jari kaki kelingking ade mu.
Gue: Kenapa?
Nyokap: Penyok. Waktu ade mu masih bayi, kamu gigit!

Aduh maaf ya. Maklum anak kecil engga bisa bedain mana biskuit mana jari kaki.

Kemudian masuk TK, mendapatkan Piagam Sosial, karena gue berhasil memaksa teman-teman gue untuk menutup mulut setelah menyiksa mereka. Untuk ibu guru TK jangan ambil kembali piagam-ku, uohuohuoh…

Setengah tahun kemudian, kembali ke Kalimantan, karena bokap dinas (lagi). Bisa dilihat bagaimana kehidupan ku disana di postingan yang bulan April lalu...

Kemudian balik ke Jakarta lagi dengan membawa ade baru (lagi). Ada yang mau beli? Tinggal pilih. Gratis deh, bonus piring cantik tersedia di toko-toko terdekat. Untuk Fira, lo engga akan gue jual kalo lo deposito ke tabungan gue. Nanti kita bicarakan lagi tentang persetujuan ini. That’s just my animation imagination in slow motion with lotion.

Lanjut.
Kemudian masuk SD Sudirman yang menjadikan gue anak yang baik hati senang menge-sol sepatu dan naik turun tangga (lho?!). Masuk dalam Tae Kwon Do saat menduduki kelas 4 SD. Suatu saat, ketika lagi ujian untuk pertama kalinya, karena gue stress akhirnya gue mencret-mencret (beneran loh!).

Seperti layaknya anak normal, lulus SD mendapatkan nilai General Test yang tidak memuaskan hatiku sampe ingin nangis. But, that’s fine! Lanjut ke SMP 103 yang dipenuhi ganggang ijo, memiliki guru dari berbagai etnik.

Kenyang nelen 103, lulus dan melanjutkan ke SMA 14. Yeah, you know apa yang terjadi sama gue di posting sebelumnya.

Ada yang kurang? Request lagi…

Rabu, 27 Agustus 2008

Hariku yang (Tak) Indah

Oke! Buat kamu-kamu yang lagi nunggu posting-ku, here we go!

Pertama-tama, gue engga masuk sebagai MPK. Kenapa? Karena seperti di post sebelunya, gue nulis kepanjangna MPK aja salah! Waktu di interview, ditanyain segala macem tentang MPK dan gue jawab dengan singkat, “Hehe.. ENGGA TAU, KAK!”

Hei. Hei. Kepala sekolah gue ganti. Dan baru kali ini ada kepala sekolah yang merhatiin tiang bendera. Yeayea maksut gue bukan kepala sekolah yang maniak tiang bendera tapi… dia ganti tiang bendera sekolah sama yang baru. Engga kaya sebelumnya,

-UPACARA
Semua nyanyi ketika bendera di naikkan: Indonesia tanah air NGIIIIKK! ku. Tanah tum NGIIIKKK! pah darahku. Disanahlah aku NGIIKKK! berdiri……

Yah begitulah. Dengan akhir lagu Indonesia raya diselingi derit tiang bendera yang mengalun indah. Terus, sebelum diganti, benderanya selalu macet di tengah, jadi engga pernah sampe atas. Paling setengah tiang terus diturunin lagi. Engga modal!

Hmm… Tanggal 21-23 kemaren, gue ada acara lan-gab atau pelantikan gabungan ekskul di halim naik tronton. Iya! Tronton! Tronton! Yang biasa di pake buat dangdutan! Ya bukanlah. Tronton yang dipake buat hajatan. Ehm itu juga bukan. Pokoknya you kwow-lah (cara ngomong gue udah kaya orang singapur kesasar).

Semakin malam para kaka menjadi ganas! Ya karena gue ikut ekskul debat, jadi setiap saat gue disuruh keluarin argumen.

Sekitar pukul 2 pagi dan gue masih tidur.
“ADE!! BANGUN! BANGUN! BANGUN!” Tadinya kira yang bangunin gue dari crew acara MTv Rumah Gue. Sayangnya bukan (dan itu tidak akan terjadi padaku).
Anak-anak di tenda tiba-tiba ribut dan cepet-cepet keluar dari tenda, termasuk gue. Tiba-tiba, “DUUGG” gue engga ngeliat didepan gue ada tiang tenda. Untung engga roboh. Hehe.

“SEMUANYAA!!! BARIIIISS!!” Dengan ke-sok-berani-an, gue ngambil barisan paling depan. Si kaka: “Oh, lo itu tadi yang nabrak tiang tenda?”. Oh no! Gue udah engga memiliki kesan kul (cool) lagi didepan para kaka.

Kata-kata yang sering gue denger dari kaka-kaka (buat yang perlu kata-kata ini, hafalin ya.):
1. Jangan apatis, de! (apatis apa si? gue engga ngerti.)
2. Yang baris dibelakang nyari aman! (dibelakang engga ada security kok, kak!)
3. Lo semua itu masih calon!
4. Jangan bengong, de! Hafalin hafalannya!

Lo pasti bingung sama yang nomor 4 yang kata-katanya lebih cocok kalau kita ikut Tafakur Alam. Di halim banyak yang kesurupan. Sekalinya bengong bakal kesurupan.
Orang yang kesurupan: “Jangan sekali-kali dateng kesini lagi!” Terus dia mulai gemetar, teriak-teriak dan pingsan.

Dan itu gue liat sendiri waktu malem-malem dan gue sakit. So, gue dibawa ke pendopo untuk healing. Ebuseeet! Isinya orang-orang sakit gara-gara kesurupan semua (oke, engga semua kok). Kenapa gue engga kesurupan? Dari kecil gue udah nyurupin setan-setan duluan. Hehe boong deh. If you’re a saiton, sori ya! You know… That was just a jokes :p. Tenang! Tenang! Di rumah gue ada kembang tujuh rupa yang biasa gue pake mandi kalo malem jumat. Weits! Lo kira gue kunti? *udah ah

Huh. Tapi. Gue kecewa banget engga ikut jurit malem dan apsi gara-gara sakit.

Waktu hari kedua, dikasih waktu 30 menit untuk mandi. Dan ekskul gue sepakat untuk ENGGA MANDI SELAMA 3 HARI. Tapi gue mandi men! Karena menemukan satu kamar mandi yang lumayan bersih. Lha, dari pada kamar mandi lain yang isi baknya air campur daun, ulet daaaaan si primadona yang mengambang ‘PUP’. Yah jadi ngerasa ikutan Fear Factor kalo ditambah kalajengking. Engga tau deh, orang norak siapa yang pup di dalem bak.

Untungnya waktu pulang gue engga sumpek-sumpekkan didalem trontron bersama orang-orang yang engga mandi 3 hari. Gue dijemput tante gue yang tinggal di halim. Nyampe rumah tante, gue langsung mandi, makan, dipijetin sampe tidur. Uoohh… It was like in heaven. Bangun jam 6 sore, kemudian dianterin pulang kerumah. LANJUTIN TIDUR!

Tambahan: Gayung gue ilang dikamar mandi. Iya. Iya gayung yang warnanya pink gue! Ilang. Yeah, tapi gue ikhlasin, itu sebagai tanda kalo disana itu gue mandi.

***
Hari ini gue ada pelajaran bahasa perancis. Semakin hari pelajaran perancis bikin gue pengen ketawa entah kenapa. Mungkin karena cara bacanya kali ya.
Tadi itu ada latihan ulangan, dari 20 nomor gue salah 14 nomor. Bhahaha. Itu berarti gue Cuma bener 6 nomor. Temen-temen gue udah pada hafal 1-100 dalam bahasa perancis. Lha, gue. 1-10 aja masih bingung! Tau nih, payah banget gue kalo beginian.

Gue: Kita nyari jurang yuk!
Dea: Ha?! Ngapain?
Gue: Terjun
Dea: Oke entar gue temenin kok!

Jumat, 01 Agustus 2008

Flating Day

Yey yey! Besok libur. Waktu SMP sekolah gue koretly (arti: secara pelit) engga memberikan libur untuk hari Sabtu. So, gue hari ini ada waktu untuk cerita setelah berhari-hari sibuk ngerjain tugas yang banyak maunya. Contohnya, kerjainnya pake pulpen, jangan lupa dikasih garis terus kasih spasi, huruf jangan dihilangkan, buku tulis kalian kertasnya warna putih jangan item, ntar hurufnya engga keliatan. Hadoooh iyalah. Dikira gue bakal nulis pake tip ex? Atau saat guru sejarah nyuruh bikin bagan 7 keturunan. Sampe kakek gue yang paling atas adalah Brad Pitt (ngarep). Gue baru tersadar ternyata gue punya keturunan keluarga Pitt. Tetapi setelah ku teliti ternyata bukan si Pitt tapi Ken Arok. Ken Arok siapa ya? Udah ah gue jadi bingung sendiri. Ya, pokoknya pe er serta tugas-tugas yang lain masih mengantri.

Ica: Ta, tadi tugas sejarah lo bener engga? Lo kerjain di buku tulis ato di kertas HVS? Kan gue ngerjain di buku tulis, kata gurunya suruh ngulang di HVS
Gue: Gue di HVS
Ica: Brarti lo bener?
Gue: Iya dong
Ica: Tumben lo pake otak
Gue: Bukan itu, gue belom beli buku tulis
Ica: …

Gue baru inget, belom kasih tau ekskul apa yang gue ikuti. Yeah saudara-saudara saat ini saya ingin memberi tahu dengan dilaksanakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Gue ikut ENDEAVOR (English Debating Vontary of Fourteen)!! Duh kepanjangannya panjang banget. Intinya debat pake bahasa inggris. For your information, di sekolah gue engga ada debat pake bahasa sunda. Jadi yang mau ikut ekskul itu, engga ada di sekolah gue. Tapi gue abis browsing, Sundanese Debate ada di SMA N 388 Jakarta.

Kenapa gue engga ikut NOT (Nihongo No Tomodachi)? Seperti yang gue katakan (di post) sebelumnya, NOT engga punya jadwal latihan ya, suka-suka anda sendiri. Jadi menurut gue, setelah semedi 2 hari 4 malam, gue memutuskan kalo kaya gitu, keberadaan gue di ekskul bakal invisible, dalam bahasa Indonesia artinya remang-remang.

Sebelum saya akhiri (cieelah! bahasa lo!), saya ingin memberi tahu anda sekalian, bahwa saya ikut mendaftar sebagai MPK (Majelis Permusyawaratn Kelas; sebuah organisasi di atas OSIS), dari 200 siswa yang daftar, diambil cuma 25 orang! Hmm, gue sih engga yakin bisa masuk dengan segitu banyaknya yang daftar. Waktu SMP gue ikut OSIS tapi keluar gara-gara MOS. Lazy gue kalo ikut mos-mos kea gituan. Ngerasa mental gue itu di jatohin begitu sajaa….

Untuk post selanjutnya, gue engga tau mau nulis apa. Lagi engga ada cerita. Senin-Jumat belajar biasa. Sabtu Minggu, nyelesein pe er. So, What I must to write next? Request doong. You may request bout anything.

Senin, 21 Juli 2008

Suka-suka Lo

First is:
Hari Minggu kemaren gue sama Lala, Ririt nonton teater di Gedung Kesenian Jakarta. Itu teater dari sekolah gue loh. Haha. Maka gue berniat berbaik hati untuk nonton.



Pertunjukkannya gue kira sampe 2 jam, taunya hanya setengah dari perkiraan gue.

Second is:
Hari sabtu, di sekolah gue dipake untuk Devile. Gue engga tau Devile itu apa, pokoknya promosi ekskul gitu. Menurut gue itu bukan promosi melainkan penganiayaan terhadap anggota baru! Lagian baru turun tangga para kakak-kakak udah pada ngurubungin, "Inggris debat! Tae Kwon Do! Paskib ajah de! Bulu tangkis boleh rambut gondrong! Drum Band Terereret! Teater bisa apa ajah! Margonda! Margonda! Cililitan! Lilitan! Rambutan!". Ahhh gue lupa pokoknya lebih dari itu dan mereka promosi udah kaya kenek angkot yang kurang penumpang. Dengan kegigihan jiwa raga mental kerohanian menolak formulir, tetep ajah gue dapet 11 formulir ekskul. Eeeh, waktu pulang gue menyisakan 5 formulir. Dan itu berarti gue ikut ngisi 6 ekskul! Huh. Gue lupa ekskul apa aja yang gue isi. Eia, sebelum itu ada kakak dari Tae Kwon Do berusaha keras memaksa gue untuk nulis formulir,

"De, De, itu formulir Tae Kwon Do ditulis"
"Udah kok"
"Ah, kamu boong."
"Hehe"

Dengan secepat kilat (boong deh) gue lari. Hwa! Dikejar! Dan si kakak-pun menyerah ngejar gue sampe lapangan. Yeah, begitulah hidup di alam liar, yang berlaku adalah hukum rimba. Pelari tercepat tidak akan dikejar sampe pulang.

Hmm.. Yang pasti gue engga ngambil keenam enamnya ekskul. Engga mungkinkan? Yang pasti gue ngambil NOT. Gue engga tau kepanjanghannya NOT. Pokoknya T itu Tomodachi. Yaaa kaya ekskul kebudayaan Jepang. Kenapa gue milih itu? Karena sesuka hati mau latihan hari apa, mau dateng ato engga. Hwahaha. Licik-nya! Dan ekskul kedua gue milih apa ya? Masih bingung ni.

Terus waktu Devile, Ka Riki gandeng seorang cowo! Kaka disebelah gue, 'Iya, itu banci juga". Uoohh. Ternyata ada 2 setelah yang pertama berhasil ber-fragmentasi.

Third is:
Pertama kalinya gue belajar Bahasa Perancis adalah hari ini. Setelah gue perhatikan, ternyata Bahasa Perancis berbeda dengan Bahasa Jawa. Selama belajar Bahasa Perancis gue cengengesan sendiri dengan gaya cara bicara kaya orang lagi gondok-kan di bibir (emang ada?). Dan kenapa setiap benda sampe negara memiliki kelamin? Apakah gue bisa mengawinkan kedua benda? Apakah harus dibawa ke KUA dulu? Wow! Ide bagus. Kawinin aja meja sama Negara Indonesia. Maka akan mendapatkan spesies baru. Tanya pada Darwin "Adakah evolusi meja?". Yang bikin gue bingung lagi adalah dari tulisan ke cara baca beda banget. Contohnya, "A bientot" dibacanya A biangto. Atau "Monsieur" dibaca Mesiu. Yeah, maklumlah kan gue baru belajar Perancis yang kata banyak orang "romantis" hingga saat ini gue engga menemukan letak romantisnya. Gue sama sekali engga tertarik sama pelajaran Perancis. Tapi gue akan berusaha untuk menyukai pelajaran Perancis biar nilai gue bagus (semoga saja) uhui! :D

Rabu, 16 Juli 2008

Bulbo

Haha. Engga ada mos episode 2. Hari ini udah penutupan mos. So, Bye!!! Eia, tadi ada APSI (apresiasi seni) anak kelas 10. Pokoknya tiap kelas bikin pentas. Kelas gue juara dua lo :D. Untuk Ka Riki S*m*m*r* gue minta maaf nulis nama lo di blog gue tanpa sepengetahuan lo. *semoga dia engga baca blog gue. Amin

Akhirnya, gue tergoda untuk (ikutan) naro jawaban bulbo gue di blog. Jadi, bacanya yang sabar yaaa...

1. Kapan terakhir keramas?
kenapa lo nanyain kaya gituan?? lo mau keramasin gue? Terakhir keramas kemaren sore *gue engga mau dikeramasiinn!!

2. Apa yg kamu lakuin jam 8 jumat kemaren?
lupa :p

3. Apa yg kamu lakukan 30 menit yg lalu?
Tebak saja

4. kapan terakhir minum alkohol?
alkohol? tadinya mau gue minum. tapi ade gue lagi luka maka gue kasih ade gue aja.

5. Sedang gak enak badan yah?
iya. idung gue mampet sebelah

6. Yg terakhir kamu ucapkan?
"emang belinya dimana?"

7. Rencana loe hari ini?
hah?! permen? gue suka permen

8. Apa kah kamu memikirkan seseorang?
ya. mas-mas hypermart yang kurang kasih kembalian

9. Kamu suka minum kopi ngga?
kalo hawanya lagi dingin, gue suka. tapi kopinya harus pake susu

10. Kamu suka ngerokok ga?
gue sukanya nelen rokok. NO FOR SMOKER. YES FOR CIGARETTE EATER

11. Katakan apapun untuk siapa saja yang membaca bulbo ini?
jangan percaya disetiap jawaban yang gue tulis

12. Pernah mencintai orang yang kamu tau kamu tdk akan mendapatkannya?
aduuuhh... kata-kata lo susah banget. gue engga ngerti.

13. Apa yang lagi kamu butuhin?
happiness *oooohhh

14Pernah dikasih bunga? Sama siapa?
Bunga citra lestari? mau dong. hehe. Di kasih bunga? pernah sama nyokap dikasih sama pot-potnya katanya suruh disiram. Bcanda

15. Apa yang kamu pikirkan ttg hubungan jarak jauh?
jarak jauh? kalo naik angkot sekarang, jarak deket itu Rp. 2000,-

15. Paling seneng ditelpon sama siapa?
sama orang yang suka cerita. dan mau dengerin gue waktu gue lagi cerita

16. Trakhir ditembak siapa?
Sama Pak polisi. Dor! Dor! Dor! Tapi engga kena!

17. Udah berapa lama loe hidup di bumi?
udah 15 tahun. tapi sampe sekarang gue belom pernah nyoba hidup di planet lain. (apaan sih??)

18. Kata-kata sayang loe kepacar apa?
ckckck... siniii makan beras dulu (pacar, baca: ayam)

19. Tentang cinta pandangan pertama lo?
Ihh.. itukan lagunya ran

20. Kamu lagi dimana?
Cara nulis lo kok beda-beda mulu ya? dari lo, loe, sekarang kamu

21. Pernah dugem?
Engga

22. Kapan?
Haaaahh.. udah dibilangin! engga pernah!

23. Sama siapa aja?
Adoooh. Oke. Sama kura-kura gue!

24. Kalau lagi bosen ngapain?
ngutak atik hape, hingga menemukan sesuatu yang baru

25. Bisa bahasa apa aja?
hmm. bahasa indonesia tentunya, inggris, amerika, australia, singapur (banyak kan?)

26. Hal yang paling engga loe engga suka?
JAHAT!

27. Apa yang membuat loe engga sabar?
upacara, ceramah, loading, please wait

28. Satu hal yang pingin loe lakukan?
i think none

29. Kenapa loe suka repost bulbo?
Hah?! baru kali ini kok

30. Terakhir, mau ngomong sesuatu?
huh. Akhirnya selesai juga. Gue liat bulbo lain, pertanyaannya sampe 50. Yang ini cuma 30 loooo...

Selasa, 15 Juli 2008

Mos, Episode 1

Sebenernya dari kemaren gue udah mau posting tapi engga ada waktu. Hehe *sok sibuk. Ternyata untuk mos kali ini dari diknas anak baru engga boleh di kuncir-kuncir plus dikasih karton yang aneh-aneh gitu. Makanya gue cuma dikasih name-tag sama buku yang harus ditanda tanginin. Minta tanda tangannya juga engga susah. Kaka nya engga minta yang macem-macem waktu dimintain tanda tangan.

Waktu hari pertama, yeah, you know, kenalin diri. Ada beberapa orang yang patut gue tulis disini.

> Nama saya Rifki Nugraha biasa dipanggil ACONK. (kok acong ya?)
> Nama saya **** motivasi masuk 14 karena deket PGC (hah?! PGC? dia mau ke PGC??)
> Nama saya **** motivasi masuk 14 yaitu untuk memberikan rasa kasih dan cinta kepada seluruh warga 14 (yaampuuun emang lo mao ngapain?)

Nah yang paling seru itu waktu promosi ekskul.

Tatataraaaapp. Ekskul TAKRE!!!! Tari Kreasi (kaya modern dance gitu). Satu-satu anggota muncul. Wuiiihh. Engga nyangka orang trakhir yang masuk itu cowo. Wow, cowo ikut tari kreasi.
Mereka mulai ngenalin diri:
Kaka 1: Nama saya ***** (gue lupa) kelas *** jabatan sebagai ketua takre
Kaka 2 (yang cowo): Nama saya Riki S*m*m*r*, biasa dipanggil Moura kelas *** jabatan sebagai wakil kertua.

Blablabla. Mereka mulai nunjukkin the way they dance. Moura gerakkannya luwes banget. Terkesima gue.

KPK—Kaka Pembimbing Kelas

KPK: Jangan deket-deket sama Moura! Dia punya AIDS!
Moura: Eh, jangan kurang ajar lo! Gue kena AIDS juga gara-gara ketularan lo (ngomongnya sambil melambai-lambaikan tangan sambil benerin tas yang dijepit diketeknya)

Ohmigosh! Diiiaaa BANCIIIIII !!!!

Moura: Gue bukan banci tauk! Gue cewe tomboy!

Hahahahaahahaaa. Ini pertama kali gue ngeliat pelajar banci mirip Ivan Gunawan. Om Ivan! Lo punya kembaran! Tapi lo masih lebih cowo daripada dia. Sumpah gue itu paling takut sama yang namanya banci.

Eia, tadi waktu pulang, kan gue lewat gitu ajah ditengah lapangan di depan kaka-kaka, diantara mereka ada yang manggil gue. Gue baru inget dia ketua takre (KT).
KT: De, De, sini deh
Gue: Hah?!
KT: Lo mau iku Ekskul apa?
Gue: Hmmm… Apa ya? Belom tau
Temennya KT (cowo): KT, udaaaah to the point ajah
KT: Ehm. Gini, gue engga maksut senioritas. Tapi disini masih ada yang suka… Mmm. Lo tau lah.
Gue: Apaan?
Temennya KT (cowo): Lo tau engga waktu gue kelas sepuluh, kalo lewat lapangan itu bakal digebukkin?
Gue: Hwah?! Digebukkin?
KT: Iya. Tapi gue baik kok *sigh
Temennya KT (cowo): Pokoknya gini, lo kelas berapa? Ya gini. Kalo anak kelas lo masih ada yang lewat sini lagi, lo yang bakal digebukkin.
Gue: Hah? Gue?
KT: Iiih, apaan sih lo? Engga kok. Engga digebukkin. Ya udah gue ngasih tau lo doang kok.

Wuiiih, di gebukkin. Itu bukanlah ide bagus. Sangat tidak bagus, untuk kesehatan dan mental anda.

Gue engga tau bakalan ada mos episode berikutnya ato engga.

--semoga setelah gue nulis ini Moura engga ngejar-ngejar gue minta pertanggung jawaban.

Jumat, 11 Juli 2008

Dorameong

Kamis, 10 Juli
Nadhira: ta, hari jumat anak anak pada ktemuan, lo mau ikut engga?
Gue: Oke. Kalo engga ada halangan gue ikut. Ktemuan dimana?
Nadhira: Di junction
Gue: Gue usahain. Dadah..

Baru aja sebulan kmaren reunian di pim sama temen temen SD, hari ini ketemuan lagi. Rajinnya si Nadhira. Eia, tadi gue sama yang lain nonton Doraemon Nobita & Dinosaurus. Waktu si Pisuke pisah sama Nobita, Vya berkata dibelakang handuknya sambil nangis nangis "Huhuhu. Sedih banget. Huhuhu".
Terus, waktu lagi asik asiknya merhatiin filmnya ada anak kecil di belakang gue, "Ma, mamah, itu doraemonnya". Sang mama menjawab, "Kenapa de?". "Doraemonnya buulet". Yeeeh, kalo Doraemon bundar berarti topi saya. Kalo tidak bundar bukan topi saya. Loh? Kok jadi nyanyi?

Kemaren gue udah beli komik judulnya.. Gue lupa. Pokoknya ada hockey club gitu deh. Little-little gue ngertilah. Cool! Jarang jarang (baca: engga pernah) loh gue baca komik :D

Setelah posting yang ini gue mau nulis hari hari mos gue (mungkin). Ada request apa cerita gue selanjutnya? Taro request kamu di kotak kuning :p

Selasa, 08 Juli 2008

Berubah!!!

Tak ku sangka gue udah SMA.

Tiba-tiba gue inget jaman gue TK, waktu gue lagi gambar dan keluar garis, diem-diem ngambil cap bintang yang akan dicap di setiap tangan murid yang pintar, kemudian gue ambil, cap tangan gue sendiri sebanyak-banyaknya sampe kuku gue engga keliatan.
Atau waktu gue SD, pulang sekolah naik jemputan dan salah satu temen gue ada yang turun begitu saja tanpa membawa tasnya yang masih tergeletak di jok jemputan.

Gue: lha! ini tas siapa?
Dinar: tasnya si Gina bukan?
Gue: Ih, iya. Dia lupa sama tasnya. Bang!!! Baliik!! Tasnya Gina ketinggalan!!

Saat gue SMP, lagi seneng-senengnya kejar-kejaran tiba-tiba, "DUUK!!" gue engga ngeliat didepan gue ada tiang. Dengan akhir kepala gue benjol sebelah.

Atau ketika kelas 9 pada main uno, lasting-nya Pak Djaula menyita semua kartu uno.

Dan sekarang, gue SMA. Entah apa yang akan terjadi padaku. Sampai ketemu di SMA. Kalo lo engga ktemu gue, brarti gue ada di toilet. Ngumpet dari hari-hari mos gue. Haha. Oke. Stay in touch cerita gue di high school.

Sabtu, 05 Juli 2008

Profil

Posting yang ini, gue mau memberikan profile anak-anak yang ada di rumah gue.

Anak yang paling besar (bukan badannya) adalah Ririt:
Ia memiliki tingkat intelejensi yang tinggi. Walaupun gue engga tau maksut intelejensi tersebut, apakah ada hubungannya dengan Badan Intelejen Negara? Dan memata-matai gue, “Apakah benar gue pacarnya Prince William?”. Gue tau ia selalu bertanya-tanya tentang hal itu, tetapi malu untuk mengutarakannya karena sebuah alasan yang tidak dapat dijelaskan.
Selain itu, ia memiliki sistem pendengaran yang tinggi sehingga marah kalau ada orang yang dengerin ato nonton tv keras-keras, yeah maksut gue bukan tv-nya yang keras tapi SUARANYA!
Tambahan: Pernah berkata, “Uoh! Tadi gue ngeliat Dewi Persik. Imut bangeeet”. Itu adalah nyata, tanpa hiperbola (kelebihan bola)

Kedua adalah gue, Tita:
Nama lengkap gue adalah Wa Ode Rinta Qomariah. Kata nyokap, Rinta ngambil dari nama temennya dan Qomariah kata bokap nama buyut gue. Mbuahahaha.
Mengapa menjadi Tita? Karena kaka gue engga bisa ngomong ‘R’. Jadilah nama panggilan gue dari kecil Tita. Dan agak-agak engga enak kalo ada yang manggil gue terutama untuk si Tiyut, “Tit… Gue pinjem spidol lo ya!”. No matter-lah.

Gue dirumah adalah orang yang paling takut sama film saiton.
Gue: AAaaaAAAaaaaaa!!!!!!
Ririt: Apaan sih?!!! Dia baru buka pintu!!!!
Gue: Oh. Oke. Gue tidur aja ah.

Yeah, setiap nonton film saiton gue selalu ketiduran. Gue selalu menghindari nonton film gituan, karena takut mengganggu mental gue dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu gue engga pernah takut untuk keluar kamar pada pukul dini hari. Iyes!

Selanjutnya Lala:
Yaitu anak yang suka melanggar peraturan rumah, salah satunya jangan membanting pintu! Kata bokap, “Konsentrasiiiiii”.

Lala walaupun dari luar kata banyak orang ‘garang’. Suatu rahasia terbesar ia adalah animagus. Beda sama gue, dia terlalu penakut sama hal-hal gaib. Kaya takut utnuk ke toilet. Pernah suatu pagi pukul 4.30 am, ia telpon nyokap untuk keluar kamar duluan padahal jaraknya cuma 3 meter dari kamarnya

Avi: Kamu punya pacar engga? Mba Tita kan sama Prince William, kamu sama siapa?
Lala: Pacar gue banyak! Sebutin satu aja ya?!
Avi: Ho oh
Lala: Tom Cruise.
Avi: Wuiiiihh.

Kemudian Fira:
Anak berumur 9 tahun ini adalah ade-ya Lala (mungkin). Saat ini dia lagi berlibur ke Sulawesi bareng bokap. Sedangkan gue di tinggal untuk memberi menyan peliaraan, salah maksut gue, gue ditinggal untuk menyelesaikan urusan SMA.

Fira adalah anak yang paling sering diganggu, oleh kakak-kakaknya dengan akhir nangis! Entah kenapa Fira menjadi anak yang terpintar di sekolah. Baru kemaren terima rapot, eh dapet rengking satu. Sedangkan gue paling tinggi juga rengking tiga waktu kelas 3 SD. Hwahaha. Jimat? Gue kekamarnya nyari jimat tapi engga ditemukan. Atau jimatnya adalah kalung Barbie yang ia gunakan?.

Selanjutnya Malika (sepupu):
Malika adalah roommate, classmate, bath mate, playmate, pup mate, jemputan mate, pokoknya serba mate sama Fira karena mereka seumur, sekamar tidur, sekelas.

Menurut gue malika adalah anak yang paling ‘lugu’. Contohnya,

Malika: Ih, mobil kok parkir di jalan tol sih?
Nyokap: Malika, ini lagi macet.

Atau, ini terjadi ketika gue lagi bengek-bengek.

Malika: Bude bude. Itu Mba Tita kenapa?
Nyokap: Itu lagi asma
Malika: Hah?! Asma? Asmaul Husnah?
Nyokap: …..

Yang lain lagi, saat dia baru dateng di Indonesia, dan sekolah,

Malika: Orang Indonesia lucu ya?
Fira: Emang kenapa?
Malika: Iya, suka panggil orang pake nama hewan

Malika, itu namanya lagi NGATAIINNN!!!!

Yang terakhir, Avicenna, adenya Malika:
Avicenna yang saat ini berumur 6 tahun dan bangga masuk SD. Anak yang paling kecil dan yang paling sering di boongin ini memiliki vocabulary bahasa Indonesia yang lebih bayak dari kakaknya. Ketika pulang dari TK, dia teriak-teriak, “Cemen! Cemen!”. Gue tanggepin, “Emang cemen apa??”. Dia geleng-geleng kepala.

Nyokap: Cita-cita kamu apa?
Avi: Petani
Nyokap: Kok petani? Emang kenapa?
Avi: Banyak uangnya. Tinggal jual beras, dapet uang deh.

Dari awal ketemu, dia udah ganti cita-cita 3 kali. Dari bajak laut, tentara dan saat ini petani. Mungkin besok dia mau jadi penjahit.

Sampai saat ini dia masih percaya gue adalah mantan Prince William.

Gue: Avi. Di euro 2008 ada Inggris engga?
Avi: Kamu telpon Prince William aja
Gue: Kan udah putus
Avi: Oh iya ya. Engga. Inggris engga ada di euro 2008

Senin, 23 Juni 2008

Perpisahan with RAN!

Hmm… Skarang hari Senin dan gue baru pulang dari acara perpisahan. Padahal waktu pagi gue memutuskan untuk engga mau dateng. Gue pun bimbang. Sms nindi:
Gue: duh. gue males ikut perpisahan
Nindi: Gw juga ta. Ga mood gw. Kmaren sndal gw lupa dtambah bolongannya! Masa gw pake wedges?
Gue: engga usah dateng yuuk
Nindi: Yaudaah, gw jg males. Eh tp bneran?
Gue: gue telp rmh lo ya
Nindi: Iyaaa..

Akhir keputusan, dengan berat hati gue ikut perpisahan.

Waktu udah sampe di Balai Komando gue baru iget engga bawa undangan. Diundangan itu ada potongan konsumsinya. Ya udah sih cuma hokben ini. Maka gue lupakan.

Setelah duduk, gue tanya all the people “emang beneran ada ran ya?”. “Katanya sih gitu tapiii kok engga cek sound ya?”, kata tiyut.
Gue tungguin… Gue masih engga percaya. Masa sih 103 nyewa ran? Boong. Slese salam-salaman sama para guru (Pak Viktor engga inget dollar-nya!), gue mau pulang. Tapi males ah. Gue mau meyakinkan diri bahwa saat itu memang ada ran. Duduk dengarin band-band 103. Band yang trakhir2 mulai ancur. Teriak-teriak a la Slipknot gitu deh. Tundukin kepala, kuping tutup.

Akhirnyaa dipanggil “RAN FOR YOUR LIIIIIIIFFFEEEE!!!”. Oh, jadi beneran. Semua cwe majuuuu, nyerbu stage. Tadinya gue duduk ditempat bareng Adis. Tapi karena videonya engga nyampe kedepan, gue ikut majuuuu. Oh my god! Pada teriak-teriak. Wat is that for?


Asta mana?

Gue konsentrasi sama camera-video. Pokoknya jangan sampe terlalu banyak gerak.

Beberapa bulan yang lalu nyokap berkata, “Nino kayak tukang becak! Mendingan si Asta.”. Dan itu benar! Yang paling oke cuma Asta. Kata ade gue, “Engga kali, kerenan kopai”. Terserahlah. Selama ran nyanyi, lagu yang gue tau cuma nothing lasts forever. Yang lainnya, ENGGA TAUK! Gue bukan penggemar ran. Gue tarpana melihat teman-teman gue yang hafal semua lagunya ran. Sedangkan gue hafal bagian ini, “Nothing last forever baby I….” udah segitu doang.

FN: You know? Sampe liburan sekarang ini gue masih stay home!! Engga pergi kemana-mana.

Jumat, 20 Juni 2008

Komik dan UN

Kemaren-kemaren gue telpon Nindi, singkatnya begini:

Gue: Di, komik yang bagus apaan sih?
Nindi: Hmmm.. apa ya?
Gue: Apa dong? Gue lagi bertekad utnuk belajar baca komik nih untuk mengisi liburan gue. Haha
Nindi: Hmmm… Krayon Sincan aja.
Gue: Ah, jangan itu. Yang semua ada gambar orangnya itu loh!
Nindi: Hah?! Krayon Sincan juga banyak orangnya.
Gue: Iya ya. Duh pokoknya bukan itu.
Nindi: Nakayoshi?
Gue: Oh, Nakayoshi bagus?
Nindi: Engga tau. Gue engga boleh baca Nakayoshi. Atau engga ***** aja!
Gue: Bagus?
Nindi: Itu komik bokep tauk!
Gue: Oh gitu. Emang dijual?
Nindi: Sekarang udah engga ada kalo mau cari di tukang loak.
Gue: Ih, gue masih mau belajar baca komik. Jadi yang biasa-biasa aja lah.
Nindi: Blablablabla
Rinta: Blablabala

(Bagian yang ada tanda bintang-bintang, gue lupa apa nama komiknya. So, jangan berharap lo beli komik itu)

Gue lagi bener-bener pengen belajar baca komik nih. Jadi, waktu ade gue les piano, gue ikut aja sekalian ke gramet untuk beli komik. Terus gue ke bagian ‘Komik Baru’. “Oh, ini tempat komik yang baru keluar”. Selama ini gue engga pernah ke bagian komik, ternyata banyak orang dipojok-pojok lagi pada baca freely. Tindak kejahatan. Atau inikah kebiasaan para pembaca komik? Gue putuskan untuk ngambil salah satu komik yang engga disegel dan gue kepojok terus BACA! Seperti yang lainnya. Gue pura-pura ngerti apa yang lagi gue baca. Ngelirik kanan kiri. Mereka cepet banget baca komik. Sedangkan gue harus ngurutin kotak mana duluan yang gue baca. Lama-lama gue capek dan pusing ngeliat garis-garis item. Mood gue untuk beli komik menghilang begitu saja.

Apakah kamu tahu? Gue udah pernah baca satu komik secara utuh dan gue ngerti. Yaitu Kobo Chan!

Sekarang tanggal 21 Juni. Ntar ada pos dateng membawa nilai UN gue dan murid-murid lain. Ngerasa engga sih? Kayak di Hogwarts! Bayarlah tukang pos itu dengan sickle.
Kalo gue udah udah tau nilai gue, gue update. Dan tergantung nilai gue.

Hwahaha. Barusan gue telpon temen nyokap yang lagi ada di 103. “Halo. Tita. Nih Pak Dahri sama Pak Viktor pengen ngomong sama kamu”

Gue: Nilai Saya berapa, Pak?
Dahri: Engga boleh disebutin. Kalo bagus bikin tumpeng engga?
Gue: Hah?! Tumpeng? Dikantin kan ada.
Dahri: Hahahaha. Nih Pak Viktor pengen ngomong nih ya!

Viktor: Halo! Wa Ode! (Dengan aksen bataknya)
Gue: Ya, Halo, Knapa Pak?
Viktor: Ntar hari Senen, kamu bawa dollar buat bapak ya nak! Kan Guru-guru pada mau ke Singapur.
Gue: Engga punya dollar pak!
Viktor: Weeeeh?! Bagaimana bisa? Ibu kamu kan baru dari Singapur juga.
Gue: Itu udah kemaren-kemaren-kemaren pak!
Viktor: Sudahlah bawakan saja.
Gue: Sedollar mao, Pak?
Viktor: Wah! Jangan macam-macam kau! Ya, sekitar 100 dollar sajalah. Katanya udah bisa beli kaos kaki.
Gue: Ya kalo gitu, mendingan saya bawain kaos kaki dari rumah, Pak.
Viktor: Hwahahahaha… Bisa-bisa saja kau ini. Yaudah ya! Pokoknya hari Senen jangan lupa bawa dollarnya!
Gue: Ya, kalo inget

tuut… tuut… tuut…

Hmmmm… Berarti gue harus ke Money Changer dulu dong.

Huh. Jumlah nilai gue 35.05 (kalo engga salah)

Senin, 16 Juni 2008

High Toe Apple

Gue barusan buka situs ebay, untuk ngeliat harga apple imac desktop. Gue tertarik mungkin karena gambar yang dihasilin lebih bagus. Tapi waktu gue ngeliat harganya, niat gue berubah. Gue mao nyuri aja ah daripada beli. Oh salah, setelah menutup situs ebay, aku sesak napas (ciee!). Harganya.. Brapa ya? Lupa. Hahaha. Pokoknya diatas 17jt. Sedangkan di celengan gue hanya terdapat 23rb.

Tidak menyerah, kemudian gue cari yang harganya sesuai dengan uang yang gue miliki. Hasilnya, tidak ada! Gue pun sadar engga ada apple desktop yang harganya 23rb.

Akhirnya gue udh engga tertarik sama barang yang kebanyakan angka 'nol-nya'

Gue search FOOT. Siapa tau ada yang jual kakinya dan gue beli sebagai kaki tambahan yang berfungsi sebagai kaki cadangan. Jadi kalo cape jalan, ganti kaki baru.

Setelah menunggu apa yang akan muncul pada layar, ternyata yang keluar adalah:
Detox foot, pedicure foot, foot fibrate, selanjutnya saksikan di insert investigasi!
Hho.

Beberapa hari yang lalu sisca sms gue kalo ntar perpisahan suruh pake dress. Engga mau ah, gue mau pake kostum iguana ato engga dementor. Kemudian gue telpon nindi. Eeeh, nindi ngomongin tentang dress juga. Hadoooh. Gue stress.

Eia, kata sisca dia lagi blajar make sepatu high heel 9cm! Ya udah ntar gue pake high toe, yaitu spatu yang lebih tinggi pada bagian jari dari pada tumit. Hahaha. Emang ada? Di ebay sih engga ada. Atau diantara kalian ada yang memiliki high toe?

Ketik: hightoe(spasi)ya/tidak.
Kirim ke 1234567890

Senin, 09 Juni 2008

Saya Menggilaaa

Masih tentang libur gue yang membosankan. Gue mendengar para temen-teman yang menjalani hari-hari liburnya dengan suasana fun.
Beberapa saat kemudian, gue teringat gue punya vcd the pacifier (bener engga tulisannya?) yang gue beli udah lama dan gue temukan di bawah tv.

Selama nonton ulang aku teringat saat-saat aku bersamanya. Ada yang percaya? Yeah, paling yang percaya cuma Avicenna seorang. Yang menganggap gue mantan pacarnya Prince William.



Ada yang mao muntah? Silakan ke kamar mandi dulu. Gue udah duluan kok.
Waktu ade gue ngeliat fotonya:
Hwa! Najis lo! Gue mau ah ntar sama Dwyne Johnson. Yeah, kami sedang menyukai lelaki berotot. Najis? Gue engga ngajak dangdutan. Tenang aja. Gue bakal ngajak lo ke Lapo deket rumah gue dan dangdutan bersama. Oh iya, ada yang tau bahasa inggris-nya dangdutan?

Lanjut. Iya, gue inget waktu gue sama vin Diesel bermain bersama. Pastinya bukan main kelereng. Gue engga bisa. Gue pernah nyoba untuk main kelereng, dengan hasil jari telunjuk gue nyut-nyutan. Pokoknya gitu deh.

Selain itu, dua hari yang lalu gue browsing fotonya vin Diesel dan si Dwyne yang memerankan Joe Kingman di The Game Plan. Hasil browsing-pun memuaskan hati ku. Kemudian foto-foto tersebut gue aniaya dengan menambahkan foto gue di sebelah foto mereka. Gue yakin, kalo emang si vin Diesel ngliat foto itu ia akan megap-megap seakan kurang oksigen, dan diri-ku akan bangga atas prestasi tersebut. Oh Tita, jangan-lah kau menjadi jahat.

Never-- Say-- No-- Joe--!

Kamis, 05 Juni 2008

Libur Oh Libur

Ini pertama kalinya gue posting lewat hape. Soalnya komputer lagi dipake ade gue. Dan gue males ke warnet malem2 gini. So, kalo banyak yang disingkat sori ya!
Mudah-mudahan jempol gue engga tumor. Jangan-jangan kalo ntar tumor bneran dan ada yang nanya, 'jari lo knapa, Ta?' Terasa konyol kalo gue jawab, 'iya nih, keloid gara2 posting lewat hape' nyari alasan lain slain tumor. Ato gue boong ajah, 'oh, ini gara2 kbanyakan makan telor' yah, kalo itu namanya b**ul. Gue takut sama namanya. Engga keren (lho?). Dikira gondokan nama keren? Sudahlah lupakan. Jangan ngomongin coolless diseases.

Apa yang ada diatas kasur gue saat ini?
Bantal, guling, selimut, buku harpot 4 dan 7, buku lost in love, buku Nanny Diaries, rexona (hho), baby cream, biskuit, potong kuku, segulung tisu toilet, dan terakhir gue sendiri.

Selama libur kehidupan gue tak menentu. Jobless.

Bangun tidur skitar pukul 9.45 am:
Minum teh, makan, baca koran sambil sun-bathing (kaki doang). Kalo baca koran juga baca headlines nya aja. Ada yang mnarik, ya gue baca.

Kmudian berputar2 keliling rumah berharap ada sesuatu yang gue temukan. Kayak tadi pagi gue bongkar2 lemari blakang rumah, dan mnemukan majalah dengan berbahasa jerman namanya apa ya? Lupa. Kalo engga salah BERGUT (ngasal). Ntar ya, gue liat dulu.

Hahaha. Salah! Namanya BRIGITTE.
Selama baca2 majalahnya, sebenernya ngeliat gambarnya doang. Engga ngrti maksut tulisannya. Kalo baca crita anak2 punya avicenna dikit2 gue ngrti. Soalnya tulisannya gede2 dan ada gambarnya. Hho.
Di majalah ada satu yang gue tau. Ada iklan sebuah produk, engga tau apa. Trus ada gantungan di gambar tabungnya tulisannya 'für dich', oh, pasti buat hadiah. Selanjutnya engga tau deh.

Siang:
Mandi, makan, baca ulang buku harpot7. Ato engga baca Nanny Diaries yang gue beli dua bulan lalu di aksara, dan sampe skarang baru baca sampe halaman 37. Padahal kovernya udah mao copot. Tadinya gue mau beli bukunya Twin-Olsens tp udah engga ada. Trus gue liat di bagian new arrival. Ada Nanny Diaries. Niat gue brubah. Kok kayak power rangers ya?

Gue baca sambil makan biskuit ritz yang gue beli di makro. Gue pikir sekotak terdiri dari tiga pak untuk persediaan sebulan. Tapi nyata nya, dalam seminggu habis. Engga deh. Gue abis ngitung sisanya yang ada di kotak taperwer sebelah gue, sisanya kurang dari 15 biskuit. Huh.

Kalo engga baca, gue nnton dvd avatar atau mister bean versi kartun. Ya udah gue nnton ktawa2 sndiri. 'opo toh yo? ktawa2?' kata Mba Tun.

Malam:
Makan, nnton tv, minum obat asma yang di kasih sama abang dokter seminggu yang lalu. Mungkin.

Lelah nnton tv, sikat gigi, cuci muka dan tidur.
Nah. Slama libur jam tidur gue balik kaya jaman gue kelas 7. Soalnya masuk siang. Tidur stelah jam 2, stelah alarm yang kdua dr jam tangan gue nyala.
Alarm pertama jam 12. Huh. Gue kok blom tidur juga. Alarm kedua jam 2. Mampus. Saat2 ini gue bner2 mncoba tidur. Kata orang2 itu namanya insomnia?
Tapi engga kok. Kalo udah skolah pasti jam 10 juga udah ngantuk.

Begitulah my holiday no vacation life. Boring. Lifelessness. Datar. Coba gue adalah Mika yang punya album Life in Cartoon Motion. Gue mao.
Kalo engga Rudy di Chalkzone. Untuk sisca, gue engga maksud nyindir lo kok. Sumpah.
Iya. Rudy tinggal gambar yang dia mau maka jadilah.

Udah ah, jempol gue plus lengan gue pegel. Mungkin kalo hape gue komuniketer lebih banyak yg bisa gue tulis saat ini.
Dadah. Huh.

Minggu, 01 Juni 2008

Pet No Pretty

Menurut gue itu judul emang engga nyambung, peliharaaan tanpa kecantikkan. Dimana-mana peliharaan engga ada yang cantik. Yeah, maksud gue tanpa kecantikan dalam kehidupan peliharaan gue.
Banyak hal tragis yang terjadi pada peliharaan gue dan berakhir meninggal dengan keadaan penyek tanpa keluar ‘sesuatu’ dari kloaka.

Ini terjadi waktu gue SD pada bayi burung yang dikasih tetangga gue. Karena bayi burung belom bisa terbang, gue takut dia dimakan tikus atau sejenisnya dialam liar sana, maksud gue di luar rumah. Maka, dia gue di taro keranjang dengan kain-kain dan gue letakkan di kamar mandi ortu. Gue pun menemani si dia, gue tidur dikamar ortu pula, tapi bukan dikamar mandi!
Pagi yang indah, gue bangun. Duduk, nengok kanan kiri bukan dengan maksud mau nyebrang tapi mau melihat kedaan. Gue malihat sesuatu hitam rata dan kaku. Hwaaaaa!! Burung pemberian penyek! PENYEK!! Gue angkat, bolak-balik apa yang sebenarnya terjadi? Gue kira dia ngajak main tipis-tipisan badan. Gue pura-pura mati. Burungnya juga engga bergerak. Gue kagetin, engga gerak juga! Gue pun tersadar itu burung gue lindes waktu gue tidur pake punggung gue. Tapi engga ada yang keluar dari belakang-nya. Atau tanpa sadar, waktu gue tidur, gue makan! Oh, tidak! Itu tidak mungkin. Gue mulai nangis. Kalo gue inget-inget masa itu gue merasa konyol ngapain gue nangis cuma gara-gara burung peyek? Bokap nemenin keluar kamar dan menguburnya. Engga perlu dalem-dalem dicangkulnya soalnya itu burung udah rata.
Pesan: Jangan tidur sama burung.

Engga cuma sampe situ. Berhari-hari kemudian, ade gue menemukan kucing kampung kecil yang pincang. Dibawa kedalem rumah, dikasih susu, kakinya pun di balut biar kakinya engga semakin parah.
Sorenya, ade-ade gue main benteng takeshi dengan melompati sepeda-sepeda yang dijejer. Pada awalnya semua berjalan lancar. Sampai akhirnya, kucing kampung itu bersantai dibawah sepeda yang dijejer. Waktu ade gue nglompatin sepeda, “BRUUUUK” sepeda jatoh dan si kucing ketindes! Gue yakin kucing punya sembilan nyawa. Maka gue masih ngliatin kucing yang sudah berbusa-busa, pup-nya keluar, gue biarin aja, berharap dia hidup segar kembali. Tetapi tidak. Berkahir dengan terbujur, bukan, tapi meringkuk kaku. Gali kuburan lagi.
Pesan: No Smoking! Lho?! Maksut gue, Jangan coba-coba main benteng takeshi sama kucing.

Ada lagi yang terjadi pada kura-kura. Gue dikasih kura-kura sama tetangga gue. Katanya sih itu kura-kura bintang. Ah, engga peduli mau kura-kura bintang, bulan, komet, meteor, bimasakti juga boleh. Berhari-hari dia hidup bersama tiga kura-kura gue yang sudah cukup besar di bath tub belakang rumah. Semua baik-baik saja. Sampai akhirnya dia ditemukan mengapung tak bergerak. Bau. Perkiraan gue dia digigit atau bisa ajah di serbu sama kura-kura yang lain.
Pesan: Jangan makan kura-kura bintang.

Oh, ya. Selain itu, sebelum ada kura-kura yang menempati bath tub ada banyak macam-macam ikan yang di peliahara di situ. Gue kira ikan adalah peliharaan yang mudah diurus. Tinggal kasih makan dan ganti air dia engga bakalan mati dengan cepat. Tapi, ade gue, waktu itu belom sekolah, malah ngasih vitamin ikan-ikan pake pemutih. PEMUTIHH!! PEMUTIH BAJUU!!
Blub. Blub. Blub. Keluar balon-balon dari mulutnya dan cairan merah. Tadinya gue kira itu adalah ucapan terima kasih mereka karena sudah di bleaching gratis. Beberapa saat kemudian, ikan-ikan terapung.
Pesan: Pemutih baju tidak cocok sebagai vitamin segala bentuk makhluk hidup. Tapi kalo lo lagi sebel sama seseorang kasih aja satu sendok dan bilang, “ini buat peninggi badan coba ajah. Manjur kok.” Tidak. Tidak. Jangan dicoba. Lo bawa-bawa sapu ajah dia pasti udah takut.

Tek. Tek. Tek.

Posting-an yang ini di tulis oleh ade gue, Lala.

Pas hati Minggu tanggal 25, tante gue sama suami dan anaknya datang berkunjung ke Indonesia. Ini adalah pertama kalinya suaminya, namanya Uwe (baca: uwe dengan ‘e’ dibaca seperti pada kata teman) dan anaknya ke Indonesia. Gue jemput mereka, nyampe sana mereka udah nunggu. Untungnya mereka engga bosen nunggu soalnya tante gue yang laen (dia ada di mobil satunya yang udah jalan duluan) dah duluan ada disaana. Pulangnya semua rebutan pengen duduk deket Angelina, anaknya tante gue yang baru dateng. Si Angelina ini emang lucu banget. Pipinya merah gitu karena kepanasan. Gue akhirnya ngalah engga semobil sama Angelina, dan akhirnya gue naik mobil yang isinya om om gue. Di mobil sedan ini ada Uwe, Tante inan, dan suaminya. Gue udah kayak kambing congek, engga ngerti apapun yang mereka omongin. Ada sebagian hal hal lucu yang tante inan terjemahin pake bahasa Indonesia supaya gue ngerti. Misalnya:
1. Saya pusing ngeliat orang-orang Indonesia pada nyalip dari kiri, padahalkan harusnya dari kanan.
2. Wahhhh…! Pengendara motor itu luar biasa sekali. Bisa nyali nyalip! Talented! (dia engga tau ajah gue lebih talented kalo main sepeda roda empat. Iyalah!)
3. Indonesia indah, banyak pohon pohon yang rindang.
4. Saya punya tante yang kalo udah di jalan raya bawannya stress mulu. Saya engga bisa ngebayangin nanti kalo dia ke Indonesia mungkin dia akan mati. (yeah, bersabarlah)
5. Di Indonesia pergantian dari siang ke malam cepat sekali. Dari terang bisa tiba tiba gelap. (dikira siluman kali)

Nyampe rumah:
Nyokap kan ada di mobil satunya, dia udah sampe duluan. Uwe langsung surprise gitu pas ngeliat nyokap. Ternyata pas lagi di bandara dia engga ngenalin nyokap gue soalnya lagi pake kerudung. “Yes, yes, Wati, Wati, I remember you,” mencoba ngomong pake bahasa Inggris.
Dia disuguhin soto ayam dan pas di offer bawang goreng tampangnya lansung berbinar binar. Kata tante agit dia emang suka banget bawang goreng.
Kembali ke Angelina, dia kasian banget di kerebutin ama sepupu gue. Dia ke ruang makan diikutin, mau ganti popok diikutin, ke teras diikutin, melas banget deh, kayaknya kepanasan gitu, soalnya pipinya udah merah banget sampe ke kuping

Besoknya gue jadi ikut mereka jalan jalan keliling Jakarta dengan charter sebuah mobil.

Tujuan pertama : Seaworld
Sebelum ke Seaworld kita makan makan dulu. Dari rumah udah bawa makanan, tikar dan lainnya. Rencananya mau piknik gitu. Pokoknya semua udah cihui. Eh ga taunya pas udah sampe disana baru keinget engga bawa piring. Iyaaa!! engga bawa PIRING! ENGGA BAWA!! PIRING!! PIRING!!. Sudahlah, lupakan.
Di dalem Seaworld Angelina tidur di kereta bayinya. Orang pada megang-megang pipinya dengan tampang gemes gitu.

Tujuan kedua: Monas
Di Monas parkiran mobil kan jauh dari monasnya. Kita udah jalan ternyata gerbang tembusnya di tutup. Terpaksa kita keluar dari gerbang parkiran baru masuk lagi lewat pintu gerbangnya langsung. Pas monas udah di depan mata ternyata gerbang yang tadi ditutup sekarang udah di buka. Emang sial. Kesialan ternyata tak sampai disitu: kita engga boleh masuk ke Monas karena lagi ada demo. Tadi pas dari Seaworld ke Monas sih emang gue ngeliat ada demo menuntut harga minyak di turunin tapi kan jauh di luar. Kenapa monasnya jadi ikut ikutan di tutup? Pas lagi duduk karena kaki rasanya mau copot ada orang minta poto. “Mister mister boleh poto gak?” , Uwe engga ngerti apa yang di bilangin tapi tante agit menerjemahkannya. Kirain cuman sendirian fotonya. Eh, di manggil emak dan bapaknya. Jadilah foto keluarga.
Terus kita beli minum dan balik lagi ke parkiran yang jauhnya minta ampun. Eh, abang minum yang tadi manggil-manggil Uwe moncong putih. Konyol. Ah, mungkin dia teringat anaknya. Apa hunbungannya?

Tujuan kedua: Istiqlal
Waktu lagi jalan menuju masjid, “Lho? Uwe mana? menghilang!” Ternyata dia menghilang untuk mengisi buku tamu Istiqlal.
Di istiqlal ada aturan Warga Negara Asing engga boleh masuk gitu aja ke masjid. Harus izin dulu. Kita masuk ke kantornya dan tulis nama. Ada bapak-bapak yang bertugas mengenalkan Istiqlal ke pengunjung gue engga tau namanya. Kita sebut Pak Kari Ayam. Tidak, terlalu fulgar. Ganti menjadi Pak Anto. Di ruang Pak Anto ini nyaman banget sekalian istirahat tadi abis jalan. Pak Anto ini engga tau kalo kita islam. Jadi langsung ngajakin kita duduk dan cerita-cerita tentang istiqlal, padahal udah jam shalat magrib. Karena gue dan tante gue lagi dapet kita engga shalat. Tante gue minta izin biar Uwe bisa shalat dulu. Pak Anto langsung kaget ternyata si bule ini muslim, tante gue cerita dia ini muallaf. Dia langsung memanjatkan puji syukur, entah karena dia sikira dikasih bayi atau dapet poin plus plus (lho??)
Ini baru pertama kalinya Uwe ngeliat ada masjid segede ini. soalnya di Jerman adanya cuman musola. Selesai shalat kita diajak keliling-keliling masjid, gue sih main aja sama Angelina.

Tujuan ke tiga: Senayan City
Maksudnya kita kesana tuh mau nunjukin Uwe kalo Indonesia ini modern engga kayak yang suka ditayangin di tipi tipi Jerman: Indonesia tu terbelakang banget. Disana ibu-ibu ngeliatin Angelina dengan tampang gemes terus senyum-senyum gitu ke Angelina. Kita pertama ke money changer dulu karena kita di sensi mau belanja kebutuhannya Angelina. Di lift pada bergumam: Ih lucu banget. Terus pas di money changer ada mbak mbak masuk dan nyubit nyubit pipinya Angelina, dia ketawa ketawa. Di supermarketnya gue diceritain sama tante gue
tante agi : Tante agit suka ketuker duit sepuluh ribu ama seratus ribu.
gue : Hah?
tante agit : Iya abis warnanya sama sama merah. Pernah ya pas tante agit lagi belanja semuanya kira-kira 300ribu sekian, terus tante agit lagi nunggu kembalian dianya juga nunggu. Eh, taunya tante agit salah ngasih, 30ribu.

Sabtu, 24 Mei 2008

Pertama, Dua dan Tiga

Yang akan ku ceritakan PERTAMA:
Praktek agama: Manurut gue semua ujian praktek gue jalanin dengan baik. Kecuali agama, yang disuruh praktek solat fardu sama solat jenazah. Waktu solat fardu, gue udah ngafalin doa iftitah (dulu gue hafal dan sekarang lupa), kemudian saat praktek dengan pede gue baca keras-keras biar nilai gue bagus. “ALLAHU AKBAR. BISMILLAHIRRAMHANIRAHIM ALHAMDULILLAH HIRABBIL ALAMIIN…” lho???!! gue salah! gue malah ingetnya doa solat jenazah. Karena panik, tiba-tiba gue lupa semua doa solat jenazah. dengan akhir selama solat gue hanya mengatakan “bububububububububub” diselingi menggoda Ria, yang solat disebalah gue.
Gue : Ria. Ria. Ria.
Ria : (baca doa)
Gue : Ria. Bacanya pelan-pelan dong. Gue lupa.
Ria : (masih terus baca doa)
Gue-pun ngikutin doa apa yang dikatakan Ria. Kamudian, ditengah-tengah Ria mulai terbata-bata, mungkin dia lupa juga.
Gue: Astaghfirullah hal aziim, Subhannallah, Allahu akbar, Bismika Allahumma ahyana wabismika amuut. (karena engga tau harus doa apa)
Ria : (bacanya mulai lancar, gue ikutin lagi)
Oh, Ria, terima kasih, kau telah membantuku sampai akhir salam. Akan ku hadiahi satu kura-kura peliharaan gue (tapi setelah gue minta izin sama ade gue ya! Dan gue kira engga akan boleh. Jadi engga jadi ngasih hadiah. Akan ku berikan contekan, walaupun tidak dapat dipercaya)

Yang akan ku ceritakan KEDUA:
Setelah uprak (ujian praktek. gue dapet kata-kata ini dari nindi) agama, ade gue ngajak renang di setu, nama tempat deket rumah gue. Walopun tempat kolam renangnya tidak seluas eldorado, tapi bersih.
Karena lelah berenang, gue pindah ke kolam yang cetek (bukan ketek!), kalo gue berdiri tingginya cuma sampe lutut gue. Gue ngikutin ade gue yang pada main prosotan. Terus ada anak kecil, bahkan kecil sekali, dengan badan motok sekaligus putih dengan memakai baju renang warna pink main prosotan dengan gaya kepala di bawah, posisi lagi tidur.
Malika : (Panik) Aduuuhh. Ade. Jangan. Jangan kayak gitu. JANGAN!!!!
Ade kecil : Engga papa kok.
Oh, tidak. ternyata di udah bisa bicara. Lucunya.
Gue perhatiin saat dia meluncur. Saat sampe bawah di ketawa-ketawa. Gue pun penasaran siapakah dia? Apakah Si Luman, anakanya Pak Luman?
Gue : Ade, kelas berapa?
Ade kecil : Belom sekolah.
Gue : Namanya siapa?
Ade kecil : Medi
Ternyata diapun tak lupa namanya. Gue liat kalungnya yang bertuliskan, “Maidy”. Jiwa bisnis gue tiba-tiba keluar. Gimana kalo kalung ini gue ambil dan gue lelang di sekolah? Pasti engga ada yang beli. Gue yakin itu!
Lanjut. Terus, dia tiba-tiba ada di belakang ade gue posisi mau nyekek. gue perhatiin mau apakah dia? Ternyata di memegang rambut ade gue dari atas ke bawah. Kudengarkan percakapan mereka.
Medi : Ih. Kok rambutnya bisa panjang?
Fira : Iya, kan dipanjangin.
Lala : Knapa kamu engga dipanjangin juga rambutnya?
Medi : Kakakku, Kak Dodi juga di panjangin (engga nyambung dia).
Lala : Iya, knapa kamu engga dipanjangin juga?
Medi : Aku punya rambut panjang di rumah, tapi di kuncir. Terus di pakenya kayak topi.
Lala : Ohh. Gitu (sebenernya masih bingung). Kamu biasanya renang dimana? kok kesini?
Medi : Di itu. Di Osen Park. Eh, engga deh di de janggel.
Malika : Rumah kamu dimana?
Medi : Ini disebelah.
Malika : Disebelah bukannya masjid ya?
Medi : Iya. Disebelah jalan.
Lala : Terus kamu disini sama siapa?
Medi : Sama kakakku.
Lala : Dimana?
Medi : Di situ. Lagi les renang.
Oh, Maidy, aku akan kesana lagi untuk menemui dirimu.

Yang akan ku ceritaka KETIGA:
Hari kamis, uprak komputer, sambil nunggu giliran, gue meminta Nindi untuk gamabrin muka gue.
Gue : Di. Gambarin muka gue dong.
Nindi : (ngerobek kertas)
Feeling gue merasa ada yang aneh. Awalnya, gambar muka dan badan gue masih normal, walopun muka lebih besar. Tapi dengan akhir di seluruh tubuh gue ditambah bulu-bulu, dengan krayon warna ijo.
Gue : Ihhh. Bukan yang kayak gitu. Yang bener.
Nindi gambar lagi. Gambar masih ancur, tapi ini gambar muka gue yang terbagus. Biasanya dia gambar muka gue tanpa lobang hidung. Kalo gue minta “Idungnya mana?” Dia gambar sebesar-besarnya idung. Atau gambar muka gue dengan bibir dan alis sangat tebal, tangan bercabang, kaki ada empat.



namun, nindi tidak tertarik pada gambarnya yang di atas ini. Nindi gambar lagi.



Nindi : Ini lebih lucu.
Yeah, I know, menurut lo lebih jelek lebih baik. Kidding.

Rabu, 21 Mei 2008

Gado-gado IPA a la Nonton

Selamat siaang (jam barapa saat ini?)

Gue posting setelah pusing melakukan ujian praktek IPA. Ada yang dapet fisika ada yang dapet biologi. Maka gue pelajari seluruhnya. Kemudian Ivan Gunawan lewat didepan gue menawarkan tarian bikinan dirinya sendiri. Ok. Maksud gue bukan itu. Maksud gue Ivan Gunawan datang dan memberikan contekan fisika.
Sudahlah. Gue engga tau harus mulai dari mana.
Daftar percobaan yang akan dilakukan (dan gue akan mendapatkan salah satunya):
1. Mikroskop (jangan sampe gue dapet ini)
2. Lensa (Oke-lah)
3. Pernapasan ikan (gue kasian sama ikannya)
4. Kandungan makanan (Oke-lah. Uhui)
5. Hambatan Listrik (Tidak! Gue engga suka ini!)
Sepertinya cuma itu yang gue hapal.

Pokoknya setelah deg deg deg deg-an nungguin giliran gue untuk masuk ruangan. Kemudian satu-satu orang keluar dari ruangan. Absen 21-40. Masuklah gue. Gue dapet nomor meja 11 (diundi). Percobaan apakah yang akan gue dapatkan? Apakah yang terdapat pada meja 11? Gue cari mana meja nomor 11. Adanya nomor 20, 19, 15 dan wwah! 11. Gue dapet uji coba kandungan makanan. Tapi, engga sekeren yang gue kira. Baunya, bayangkan bau tahu, telor, ciken nugget, roti sama bakso di blender jadi satu. Sebenernya engga di jadiin satu, di gelas masing-masing. Tapikan sama ajah baunya nyogok idung gue.
Gue ngisi kertas laporan. Dikolom tujuan tadinya gue mau ngisi “Agar Dewi Persik Tidak Dicekal”. Tetapi, terlambat. Gue udah nulis… Apa ya? lupa.

Ditengah-tengah praktek gue bersin-bersin membahana. Entah karena bahan-bahan yang dipake atau karena gigi gue ada yang baru tumbuh satu. Apa hubungannya?
Kemudian Bu… siapa ya namanya? duh lupa. Pokoknya dia kalo naik motor, helm dan warna motornyanya sama. Atau yang pake mobil yang warnanya biru. You must be know.
Waktu dia dateng gue pura-pura sibuk nulis. Entah apa yang gue tulis. Setealah sadar apa yang gue tulis ternyata tulisannya adalah: “Selama ini Naruto adalah seorang backstabber yang menyukai sakura”. I hope no. Itu adalah khayalan belaka. Haha. Setelah tu guru pergi sambil mengucapkan, “Bagus, Bagus,”. Saudara-saudara sekalian, dia menyukai Naruto. Apakah sebenarnya dia adalah Sakura yang berubah menjadi guru pada siang hari?
Oh, tidak. Maafkan aku , Bu. Jangan turunkan nilai ujian praktek IPA-ku ini. Kurangkan saja nilai adik saya yang menyukai Naruto. Karena di TK engga ada pelajaran IPA. Ada engga ya? Waktu jaman gue sih engga ada. Tapi kalaupun ada, kurangi saja sesuka Ibu.

Setelah selesai praktek, yang gue doakan pertama adalah, “Ya Allah. Semoga ini semua bukanlah mimpi. Amiiien.”
Kalau praktek hari ini adalah mimpi, berapa kali lagi gue harus deg deg deg deg-an? Sebel.

Eia. Hari sabtu kmaren gue nonoton bareng ade-ade gue dan nyokap. Pulang sekolah semua udah siap pada mao pergi.
Gue : Mao kamana lo?
Lala : Pergi
Gue : Pergi? Pergi kamana? Arisan?
Lala : Mau nonton Narnia
Gue : Ahhh. Gue ikut
Lala : Hah?! Lo kan udah nonton Narnia sama temen-temen lo kmaren
Gue : Ya, gue mao nyari film yang lain

Nguiiiiiiiiing. Kamipun berangkat.

Gue milih film. Tapi yang boleh cuma Narnia dan Nagabonar. At last gue milih Nagabonar sendiri. Yang lain nonton Narnia. Ade gue beli tiket untuk Narnia. Di dapet yang paling depan. Sedangkan gue, karena cuma butuh satu kursi jadi gampang dapet tengah.

Sambil nunggu, belanja bulanan dulu di hypermart bawah.
Detik-detik terakhir. Tidak. Maksud gue 20 menit lagi filmnya mulai. Maka ke kasir untuk bayar belanjaan.
Lala : Ibu. Tiketnya dimana?
Nyokap: Ya. Engga tau. Ibu lupa.
Suasana panik dimulai, sampe ada ibu-ibu di belakang kasir merhatiin. Lala dan Nyokap ngubek-ngubek tas masing-masing, gue nyari-nyari di dompet nyokap. Hasilnya, nihil.
Setelah cukup lama mencari-cari,
Lala : Fira, tiket dimana?
Fira : Oh, tiket bioskop? (sambil nyari-nyari di tasnya)
Lala: Iya. Dimana?
Fira : Ini. Ada di aku.
Oh My Merciful God. Kanapa dia engga bilang dari tadi, huh?

Baru kali ini gue nonton sendiri. Gue sengaja masuk ke studio telat biar gue engga keliatan konyol teriak-teriak sendiri atau tiba-tiba megang tangan bapak-bapak disebelah gue waktu ada iklan film saiton. Gue engga suka itu.
Dan hasilnya, waktu gue masuk, film baru dimulai tanpa harus ngeliat iklan terlebih dahulu. Bagus. Anda tepat!

Film dimulai.
Dipertengahan film orang-orang pada ketawa. Gue bingung, knapa mereka ketawa? gue perhatiin, dan gue baru ketawa sendiri. Stupid! Orang-orang ngeliatin gue. Kemudian gue pura-pura engga tau apa yang telah terjadi barusan. Duduk tenang, lanjutin makan pop corn.
Posisi duduk gue mulai engga enak. Gue coba naikin satu kaki. Duh, pegel. Gue silangkan kesduanya. Hanya bertahan beberapa menit. Julurin kaki sampe ke jalan. Takut ada yang jatoh. Duduk dengan kaki diatas, kepala dibawah. Wah! Layarnya engga keliatan. Tadinya, ni kaki mau titipin di tempat penitipan barang hypermart. Tapi ternyata, hypermart tidak menerima daging mentah. Posisi duduk gue berakhir dengan, duduk seperti layaknya orang normal.

Sebagai informasi, slese semua bentuk ujian gue saranin nonton Nagabonar (promosi?). It entertain you enough. Haha :D

Senin, 12 Mei 2008

Kejar Jemputan

Hwaaa!! Gue nyape rumah sepi. Hanya ada Mba Tun dan temannya sedang memotong rempah-rempah atau apapun namanya. Entahlah.

Kemana orang-orang tersebut? Nyokap, kakak, ade, dan para sepupu-sepupu gue? apakah mereka pergi untuk makan siang atau belanja?
Sementara gue di rumah hanya makan tempe. Boong deh. Ulang. Sementara gue dirumah hanya makan nasi aking dan telur. Haha. Boong lagi. Gue belom makan. Sedang menunggu mood datang. Alasan!

Harusnya tadi gue engga usah sekolah. Lagian udah cape-cape dikejar-kejar jemputan gara-gara telat bangun.

Pip.Pip.Pip.
Jemputan datang. Gue bingung. Kok lebih pagi 2 menit? (ngaruh ya?) gue ngambil tas. Dan gue baru inget botol minum gue. Dimana botol minum gue? Wuiiihh.. Belom di isi air. Gue isi. Makan? Gue belom makan pagi. Tidaaaak. Gue cepet-cepet bikin quaker oats+susu gue masukkin gelas. Kaos kaki? Dimana kaos kaki gue? Ya ada di rak kaos kakilah!
Sambil nyeret-nyeret sepatu gue keluar rumah dan masuk jemputan. Di dalem jemputan gue keluarin semua yang gue masukin kantong baju, yang gue bawa, yang ada dalem topi. Jemputan berubah menjadi... entah apa. Slese makan gue masukkin gelas dan sendoknya ke plastik yang udah gue bawa tadi. Pake jam tangan. Pake sepatu. Engga deh pake kaos kaki dulu. Duduk tenang kemudian tidur.

Nyampe sekolah ada ujian praktek olah raga sampe jam 8. Abis itu main uno. Slese main uno, main uno lagi, setelah lelah main uno, melanjutkan main uno, sampe pulang! rasakan! mendingan tadi gue engga usah masuk. Tapi, kalo gue engga masuk gimana ujian Praktek gue? Ok. Gue beruntung hari ini gue masuk.

Sabtu, 03 Mei 2008

Vocab, For Your Info

Kamaren gue temukan kertas dari les bahasa inggris tetang vocab hotel. Besok-besok ada UN bahasa inggris. Maka gue jadikan sebagai ajang belajar.

HOTEL
1. Reservation: reservasi
2. Front desk: meja depan
3. Information desk: meja informasi
4. Check in: cek masuk
5. Check out: cek keluar
6. Bellboy: orang yang didepan hotel
7. Receptionist: resepsionis
8. Quest: permintaan (kali)
9. Tourist: turis
10. Roomboy: tuyul
11. Porter: Harry
12. Suitcase: tempat suit kalo main petak umpet
13. Lagguage: barang-barang
14. Identity card: kartunya titi
15. Lobby: peri rumahnya keluarga Malfoy
16. Entertainment center: pusat hiburan; such taman lawang, gongseng
17. Meeting room: ruang pertemuan
18. Complete menu: menu lengkap
19. Single room: kamar yang masih jomblo
20. Double room: kamar buat dua orang
21. Bouquet of roses: nama band; gun and roses
22. Taxes: nama restoran fast food
23. Typist: lawan katanya tebel

That's all. See you next post folks! :p

Selasa, 29 April 2008

Kalimantan F14

Ketika gue tinggal di Kalimantan untuk mengikuti bokap dinas di sana, gue tinggal di hotel selama setahun. Kata ade gue kurang dari setahun. Oke, terserahlah lo mau mengartikan apa. Kemudian setelah perumahan jadi, kami pun pindah.

Awal mula cerita pada saat gue pertama kali masuk SD, tetangga gue yang bule lagi merayakan Halloween. Karena pada saat itu gue engga tau labu yang di jadikan bentuk kepala orang, maka gue beserta temen-temen mengambil kesimpulan bahwa itu adalah setan! Yeah, maklum. Jaman gue kecil, gue engga tau apa itu Halloween. Apalagi ada labu yang dijadiin bentuk kepala orang. Salah satu temen gue ada yang bilang, “Awas lo! entar setannya bangun.”. Terus temen-temen gue mulai berisik, lari-larian. Ada yang sok berani maju menuju rumah itu. baru beberapa langkah, “Hwa!!! engga mao!!”. Tak lama kemudian si Ibu-ibu Bule keluar rumah. Jeng. Jeng. Jeng. Temen-temen tambah teriak (padahal masih sore). “Hei! You! blub. blub. blub. blub” Gue engga tau dia ngomong apa. Jaman itu gue cuma tau I, You, Start, Finish, Lose, Win, dan Quit. Soalnya cuma itu yang ada di game.
Besoknya, labu telah tiada. “Waaaaah. setannya ilang.”

Waktu gue kecil gue suka main petak umpet.
Pada suatu sore, lagi asik-asiknya main, eeeeehhh, ada anak-anak bule main juga. “Ih! ngikutin!”. Dan saat gue pindah lagi ke Jakarta dan tahu, bahwa permainan petak umpet engga cuma ada di Indo. Stupid!

Perumahan yang gue tempatin waktu di Kalimantan, semua bentuk, warna, isi perabotan rumah sama. Waktu gue baru pindah, sorenya gue ke taman untuk maen. Gue pun bosen, dan pulang. Wuiiiih. Gue lupa rumah gue yang mana. Insting gue berjalan. Rumah gue ketiga dari pojok. Mulai berjalan sambil megang boneka Baby Born. Rumah gue lagi ada tamu. Gue masuk rumah. Bapak-bapak tamu menyapa gue, “Mau ketemu Tivanny ya?”. Hah? Tivanny? Siapa Tivanny? Gue biarin aja dia ngomong terus gue masuk. Hwa!! di ruangan tenganya ada karpet. Gue salah masuk rumaaaaahhh!!! Gue mundur dan keluar. Bapak-bapak tadi masih buka sepatu didepan rumah, “Salah rumah ya?” Aargghh… Gue malu. Mulai saat itu gue menghafal nomor rumah, yaitu F14.

Kalo dari rumah, ngeliat ke bawah, bisa ngeliat rumah orang lain yang letaknya lebih rendah (tanah perumahannya landai). Saat itu Mba Siti penjaga ade gue (waktu itu masih bayi) ngasih makan ade gue pake bubur (iyalah! masa pake beras), sementara gue main sepeda di sebelahnya. Dibawah rumah lagi ada bapak-bapak bule bikin BBQ. Mba Siti karena penasaran, “Father, Father, Papi, Lagi ngpain?”. Respon si Mister cuma melambaikan tangan dan menunjuk pangganggan.
Hari-hari berlalu. Hubungan mereka seperti bapak dan anak. Pada suatu sore, Mba Siti dateng ke rumah si Mister sambil nyuapin ade gue. Di suguhin berkaleng-kaleng pepsi sama hamburger. Nah! dibawah jendela udah ada satpam perumahan lagi ngumpet. Waktu si Father Papi ke dapur, Mba Siti ngoper kaleng-kaleng pepsi lewat jendela untuk dikasih ke satpam yang udah nunggu dibawah jendela. Haha. Pintarnya. :p

Selasa, 15 April 2008

Anak Tk Hebat

Barusan aja gue pulang dan turun dari jemputan, sepupu gue yang TK udah berkeliaran di halaman rumah hanya dengan celana dalem biru! ok. Sebenernya ngga apa-apa karena dia adalah lelaki. Tapi ketika dengan garangnya ia berlari-lari, temen gue di jemputan ngliat. Memalukan.

“AVIII……!!! MASUUUUK….!!!” Masuklah dia sambil cengengesan.

Hari ini panas. So, gue masuk kamar dan gue kunci dengan maksud mau ganti baju. Tapi, waktu gue mau ngmabil baju, itu anak ada di dalem lemari! “Hah?! ngapain lo di situ?”. Dia cuma ketawa-ketawa terus lari. Karena kamar udah gue kunci, “Lho. Kok ngga bisa dibuka?” Haha. Dia engga bisa buka. Kalo dia ayam udah gue potong. Karena gue iba terhadapnya, gue bukain. “Abis itu pake baju!” Keluar dari kamar dia ketawa-ketawa lagi.

Slese ganti baju, gue mau ke toilet. Hwa!! dia belom pake baju juga. Masih dengan tampangnya yang gembira ria. “Ih Avi. Temenku kan mau kesini sebentar lagi. Masa kamu engga pake baju sih?” Memberi kebohongna kepada anak kecil adalah hal yang begitu mudah. Kebohongan yang terbesar yang pernah gue ungkapkan adalah gue pacarnya Prince William dan DIA PERCAYA!!!

Lanjut. Kemudian gue mengerutkan sebagian muka gue “Iyaa… Beneran” Dia lari.
“Aduuuuh… Bajuku dimana?”
“engga tauu” bales teriak
“Terus aku pake apa???”
“Terserah. Pake roknya Malika juga engga apa-apa”
“Engga Mauuuu”

Akhirnya keluar dari kamrnya udah pake baju.
“Temen kamu mana? Kok engga dateng?”
“Sebentar lagi”

at last

Gue nyalain komputer untuk nulis blog ini.
“Kamu mau ngapain? Main The Sims ya? Aku juga mau dong. Entar kalo kamu udah, kasih aku ya.”
“Enggaaaaak.”

Tak lama kemudian di nanya lagi. “Yess… Temen kamu engga jadi dateng. Kan ujan. Iya kan?”
Gue diem aja berharap dia lupa.

Terus dia gelinding-gelinding di lantai. Setelah itu dateng ke gue lagi. “Oh iya. Aku udah punya istri dooong”
“Hah?! punya istri?” Gue bingung jaman sekarang anak TK udah menikah. Berarti berapa tahun gue hidup didalam batu?
“Iya. Kita udah menikah.”
“Sama siapa?”
“Engga tau”
“Lho. Katanya udah nikah?”
“Iya. Pokoknya sama orang yang di The Sims”
Tuiiiiing. Gue kira sama kura-kura peliharaan yang tinggal di bath tub halaman belakang rumah.

Setelah menghilang beberapa saat, dia kembali.
“Kamu sekarang panggil aku Naruto ya.”
“Emang kenapa”
“Lagian temenku dipanggil Sasuke sama cewek-cewek”
“Cewek-cewek siapa?”
“Itu sama si Yasmin sama temen-temennya juga”
“Oh..”


Ok. sebetar lagi guru les matematika gue dateng. Dadah.


NB: kata si becheeek, "Global warming is cool"

Sabtu, 05 April 2008

Rajin Belajar



Hal ini terjadi ketika ade gue (yang kelas 4 SD), sepupu dan temen-temennya berkumpul di rumah gue untuk belajar menghadapi ulangan dan yang jadi gurunya adalah ade gue (yang lain yang udah SMP). Merekapun bertanya jawab…
guru : siapa presiden Republik Indonesia yang keempat?
anak-anak yang saling melirik…
temen: duh… itu… emmm… Putri… duh lupa. Siapa ya? Oh ya. Sri Putri!
guru : hah? Sri Putri? Siapa tu?
ade : Putri????????
guru : (inget-inget dengan cara ngurutin dari Soekarno. guru sama murid sama ajah!) Itu sih Megawati Soekarnoputri
ade : HAHAHA. Iya. Iya. Jauh amat Sri Putri sama Megawati Soekarnoputri!
temen : Hehehe. iya. Lupa.

Sekarang adalah saat tanya jawab secara tertulis…
Pertanyaannya tentang badan eksekutif, legislatif, yudikatif sama tentang presiden (lagi).
guru: (lagi meriksan tulisan anak-anak) Hwah fira (ade gue)! apaan nih?
ade : apaan?
guru : Lo kira SBY cewek?
ade : emang apaan?
guru : presiden sekarang lo tulis SBY. Bener. Tapi. Kepanjangannya bukan Susi Bambang Yudhoyono!
ade : haha. Iya. Kurang nulis.

(ceritanya udah besok. ulangan udah selesai dan ade gue laporan ke nyokap tentang IPA (bukan yang tentang crita di atas))

ade : Ibu. Tadi ada soal gini; Binatang apa yang hidup di selokan kotor. Terus tau engga? Temenku, si Putra jawab apa.
Nyokap : Emang apa?
ade : Buaya.
Nyokap : Hah? Terus kamu jawab apa?
ade : Nyamuk
Nyokap : Oh Bagus. Masih nyambung.
ade : Tapi temenku yang lainnya juga ada yang jawab ikan paus, hiu.
(gue dengerin mereka ngomong cekikikkan sendiri)

(Kemudian hari berikutnya. Pelajaran PLKJ tentang koprasi)

Nyokap : Bisa engga tadi ulangannya?
ade : Bisa.
Nyokap : Bagus dong.
ade : Iya. Oh Iya tadi ada pertanyaan; Apa makna gambar rantai pada lambang koperasi? kayaknya soalnya gitu. Terus temenku malah ada yang jawab lambang kematian!



sepupu dan ade gue