Gue abis ulangan fisika.
Baris pertama dari soal-pun gue baca. Jengjerengjengjengjeng. Jatung berdegup kencang, keringat keluar dari hidung, tangan gemetar, badan berguncang, kaki patah-patah.
Kalimat pertama:
Jawablah Pertanyaan Berikut yang Paling Benar!
Namun, kata-kata tersebut tidaklah berarti bagi hidup seorang kapiten ini... Dari kalimat pertama tersebut, gue berniat mengubah sisi buruk dari soal menjadi:
Jawablah Pertanyaan Berikut yang Paling Bersinaaarr!
Dan gue menyelesaikan seluruh soal dengan (tidak) baik karena kalimat bersinar tersebut telah memberikan motivasi.
Mae: Weitsss!! Vania. Tadi gue ngeliat rinta ngerjain soal sambil senyum-senyum. Padahal yang lain gue perhatiin udah pada stress.
Vania: Cie Rinta! keanya yakin banget tuh!
Gue: Bersinarr...
-------
It happens a few weeks ago
Aul :Ta. Gue pinjem catetan lu yang tadi dong
Gue :Nih
Aul :Buzeeeet. Ni tulisan...
Gue :Kenapa?
Aul :Nih ya. Orang normal tu kalo nulis, terus kaga ada pulpen ya make pensil. Lah elu malah make pensil warna..
Gue :Bagus kan?
Aul :Iye. Tapi jangan make yang warna Meraaahh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar